Minggu, 19 Juli 2026

Majapahit Resmi Masuk Salah Satu Peradaban yang Bisa Dimainkan dalam Game Civilization VII, Backsound Permainan Ramai Jadi Sorotan, Kurang Cocok?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 30 November 2024 | 17:00 WIB
Potret landmark bertemakan Kerajaan Majapahit yang muncul di Game Civilization VII dan bisa dimainkan mulai Februari 2025  (Instagram/civgame)
Potret landmark bertemakan Kerajaan Majapahit yang muncul di Game Civilization VII dan bisa dimainkan mulai Februari 2025 (Instagram/civgame)

Majapahit, kerajaan besar dari Jawa Timur yang berjaya pada abad ke-13 hingga ke-15, dikenal sebagai pusat perdagangan dan budaya di Asia Tenggara.

Baca Juga: Dukung Kesejahteraan Buruh, Prabowo Subianto Tetapkan Kenaikan UMP 2025 Sebesar 6,5% dengan Pertimbangan Daya Beli dan Kelangsungan Usaha

Dalam Civilization VII, kehadiran Majapahit menawarkan gameplay unik, termasuk unit maritim khusus bernama Cetbang, yang unggul di pertempuran laut.

Selain itu, landmark seperti Candi Borobudur memberikan bonus ekonomi dan budaya, mencerminkan kejayaan Majapahit sebagai kekuatan maritim dan intelektual.

Antusiasme gamer Indonesia terhadap Majapahit tidak lepas dari kebanggaan akan sejarah lokal.

Baca Juga: Auto Full Senyum! Inilah Program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk Para Guru, ASN dan Honorer, Naik Gaji hingga Segini...

Representasi ini dirasa mampu memperkenalkan kebesaran Majapahit ke kancah global, seperti halnya Gajah Mada yang sebelumnya hadir di seri game Civilization V pada tahun 2010 lalu.

Melalui game ini, para pemainnya tidak hanya belajar strategi, tetapi juga mengenal lebih dalam tentang sejarah Nusantara.

Kemunculan Majapahit dalam game ini menjadi kesenangan sendiri, meski tak dipungkiri ada hal yang terasa kurang cocok, terutama pada backsound yang diputar dalam game Civilization VII.

Baca Juga: Viral Bikin Salfok! Gak Cuma Dipakai Sholat, Perempuan Makassar Malah Gunakan Mukena untuk Outfit ke Pasar, Kok Bisa?

Dalam video yang beredar, terdengar pengenalan landmark Majapahit yang diiringi alunan musik khas Sunda yang berasal dari Jawa Barat.

Netizen mengkritik penggunaan musik latar berupa tiupan seruling khas Sunda yang dianggap tidak sesuai dengan budaya Majapahit.

"Wait, kok backsoundnya Sunda sih? Majapahit kan dari Jawa Timur, bukan Jawa Barat," komentar salah satu netizen.

Baca Juga: Tanah dan Bangunan Naik 839,09%, Segini Total Harta Kekayaan Ony Anwar Harsono, Jadi Kepala Daerah Terkaya di JATIM?

"Arkeolog senang melihat ini, tapi sedih karena backsoundnya kurang cocok. Kerajaan Jawa Timur rasa Sunda jadinya," imbuh netizen lainnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @civgame

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X