SketsaNusantara.id - Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengadakan diskusi dengan kelompok peternak kambing dan domba di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi pada Rabu, 13 November 2024.
Ipuk berdiskusi dengan Ketua Koordinasi Kelompok Peternak Kambing dan Domba Banyuwangi, Fajar Shodeiq, tentang rencana untuk memperkuat sektor peternakan di masa mendatang.
Para peternak memberikan dukungan untuk Ipuk di Pilkada 2024 setelah merasakan dampak dari beberapa program yang telah dilaksanakan selama masa jabatan Ipuk sebelumnya sebagai Bupati Banyuwangi.
Salah satu program tersebut adalah bantuan hewan ternak yang disalurkan pemerintah daerah, seperti bantuan 10 ekor kambing untuk kelompok peternak, yang kini telah berkembang menjadi 35 ekor.
Program ini dianggap berhasil meningkatkan ketahanan pangan dan menggerakkan sektor ekonomi di kalangan peternak setempat.
"Ibu Ipuk menyampaikan beberapa peran pemerintah Banyuwangi ke depan, untuk ikut serta menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah pusat serta mengevaluasi kembali program-program yang sudah ada untuk bisa bersinergi dengan para peternak di Banyuwangi," ujar Fajar pada Kamis, 14 November 2024.
Tak hanya bantuan ternak, Fajar juga menyebut sejumlah program pelatihan yang telah diselenggarakan pemerintah Banyuwangi di bawah kepemimpinan Ipuk.
Program pelatihan tersebut mencakup pembuatan pupuk organik dari kotoran hewan dan pengolahan bulu domba yang bernilai ekonomi tinggi.
Fajar menjelaskan bahwa inisiatif ini mendorong antusiasme para peternak untuk meningkatkan kualitas produksi dan nilai jual ternak mereka.
Program lain yang turut menarik perhatian masyarakat adalah pemeriksaan hewan gratis dan kontes hewan ternak yang meningkatkan semangat peternak di Banyuwangi.
Berbagai program ini dikatakan memberi dampak nyata bagi para peternak untuk terus mengembangkan usahanya.
Dalam pertemuan tersebut, Ipuk juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi anak muda yang tertarik di sektor pertanian dan peternakan.
Artikel Terkait
2 Kali Diundang RDP Bawaslu Jember Tak Pernah Hadir, Ketua Pansus Pilkada: Kami Sangat Kecewa dan Curiga!
Polemik Insentif Guru Ngaji Terjawab! Bagian Kesra Sebut Pencairan di Bulan Desember 2024, Plh Kabag Kesra: Tidak Ada Kaitan dengan Pilkada
Pansus Pilkada DPRD Jember Undang 5 OPD di RDP, Polemik Bansos Dipastikan Cair Bulan Desember
Cegah Diskriminasi dan Seksisme di Pilkada 2024, Komnas Perempuan Serukan Perlindungan Hak Perempuan di Arena Politik
Influencer Jember Dikaitkan dengan Tensi Pilkada, Mega: Fitnah Makin Kejam!