Minggu, 19 Juli 2026

Tim Perumus Debat Publik Dirombak KPU Jember, Tim Paslon 02: Keberatan Kita Didengar

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Jumat, 8 November 2024 | 14:50 WIB
Ketua Tim Pemenangan paslon 02 Gus Fawait-Djoko Susanto, Gogot Cahyo Baskara (Dok. SketsaNusantara.id)
Ketua Tim Pemenangan paslon 02 Gus Fawait-Djoko Susanto, Gogot Cahyo Baskara (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember telah merombak komposisi Yim Perumus Debat Publik Kedua, hal inj mendapatkan respon dari Tim Paslon 02 Muhammad Fawait-Djoko Susanto.

Sebelumnya, Tim Paslon 02 melayangkan surat keberatan kepada KPU karena adanya beberapa hal yang menjadi sorotan termasuk urusan penandatanganan SK Tim Perumus.

Kemudian, Tim Paslon 02 juga mempertanyakan persoalan susunan Tim Perumus yang terlalu homogen pada satu perguruan tinggi.

Baca Juga: Jelang Debat Publik Kedua, KPU Jember Lakukan Perombakan Tim Perumus Debat, Ada Apa?

Ketua Tim Pemenangan 02, Gogot Cahyo Baskoro mengatakan telah melihat perubahan yang dilakukan oleh KPU Jember terkait komposisi Tim Perumus.

“Dari sini kami melihat bahwa keberatan yang kami layangkan ini akhirnya didengar, dengan mengubah komposisi Tim Perumusnya,” ujarnya saat dikonfirmasi di Posko Pemenangan, Jumat 8 November 2024.

Selajutnya, dirinya juga melihat salinan SK Tim Perumus Debat juga sudah ditandatangani oleh Ketua KPU Jember.

Baca Juga: Pansus Pilkada DPRD Jember Undang 5 OPD di RDP, Polemik Bansos Dipastikan Cair Bulan Desember

“Sebelumnya kan ditandatangani oleh Sekretaris kini ditandatangani oleh Ketua KPU Jember,” imbuhnya.

Komposisi Tim Perumus yang diubah menurutnya, personel orangnya yang kini latar belakang kampunya tidak tersentral pada satu perguruan tinggi saja.

“Jadi kami melihat ada pelibatan perguruan tinggi lain dan jumlahnya juga ditambah menjadi 7 orang,” tegasnya.

Baca Juga: 2 Kali Diundang RDP Bawaslu Jember Tak Pernah Hadir, Ketua Pansus Pilkada: Kami Sangat Kecewa dan Curiga!

Hal ini menurut Gogot, sebagai pembelajaran bagi KPU Jember untuk bisa menjalankan proses tahapan pilkada secara profesional.

“Karena anggaran yang digunakan dalam pilkada ini besar dan berasal dari rakyat atau APBD,” terangnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X