Kamis, 4 Juni 2026

Gelar Silaturahmi, Keluarga Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Ajak Alumni Dukung Gus Fawait di Pilkada Jember 2024

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Minggu, 3 November 2024 | 19:00 WIB
Acara silaturahmi ponpes Salafiyah Syafi'iyah bersama Gus Fawait pada Minggu, 3 November 2024 (Dok. SketsaNusantara.id)
Acara silaturahmi ponpes Salafiyah Syafi'iyah bersama Gus Fawait pada Minggu, 3 November 2024 (Dok. SketsaNusantara.id)

 

SketsaNusantara.id - Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo menggelar acara silaturahmi alumni bersama calon Bupati Jember nomor urut 02, Gus Fawait pada Minggu, 3 November 2024.

Pada acara yang digelar di Gedung Garuda Kecamatan Kaliwates ini, keluarga ponpes Salafiyah Syafi'iyah, Nyai Hajjah Djuwairiyah mengajak par alumni untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon Gus Fawait-Djoko di Pilkada Jember 2024.

“Para alumni semua, mari sama-sama mendukung Gus Fawait dan Pak Djoko jadi Bupati Jember,” tutur Nyai Djuwairiyah.

Baca Juga: Didukung Sinta Nuriyah, Pramono Anung Sebut 'Jumat Berkah' dan Makin Optimis Hadapi Pilgub Jakarta 2024 Usai Dapat Restu Istri Gus Dur

Menurutnya, sebagai salan satu calon yang berasal dari pesantren, Nyai Djuwariyah menilai Gus Fawait akan bersikap amanah selayaknya seorang santri.

“Gus Fawait merupakan salah satu calon yang dari pesantre, Insya Allah dengan bekal itu, beliau amanah layaknya santri,” imbuhnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait pun menyampaikan terima kasih kepada keluarga ponpes Salafiyah Syafi'iyah dan para alumninya yang telah memberikan dukungan kepadanya.

Baca Juga: Tim Perumus Debat Publik di Pilkada Jember Dinilai Banyak Kejanggalan, Tim Paslon 02 Layangkan Keberatan

“Yang mengerti santri adalah santri, yang mengerti pondok pesantern adalah orang-orang pondok pesantren. Maka dari itu, sudah saatnya santri jadi pemimpin. Insya Allah tahun depan Jember punya pemimpin santri,” ujar Gus Fawait.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga memaparkan beberapa program unggulannya.

Mulai dari bantuan untuk guru ngaji, guru madrasah hingga jemaah sholawat atau pengajian.

Baca Juga: Indonesia Bukan Kacung Negara Lain! Prabowo Minta Pemimpin Jaga Martabat Bangsa di Kancah Global

“Penyaluran juga harus terhormat, harus diantarkan langsung, bukan disuruh ambil sendiri, yang tentu merepotkan guru ngaji,” ungkap Gus Fawait lagi.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X