Kamis, 4 Juni 2026

Babak Baru Diplomasi Indonesia di Era Prabowo, Ditandai Kehadiran 19 Pimpinan Negara dan 15 Utusan Khusus saat Pelantikan Presiden ke-8

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 21 Oktober 2024 | 14:00 WIB
Prabowo di jamuan makan malam bersama para tamu negara, Minggu 20 Oktober 2024. (Dok. SketsaNusantara.id)
Prabowo di jamuan makan malam bersama para tamu negara, Minggu 20 Oktober 2024. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Sejumlah tamu VVIP dari mancanegara menghadiri jamuan makan malam usai pelantikan presiden Prabowo Subianto, Minggu 20 Oktober 2024.

Ada 19 pimpinan negara dan 15 utusan khusus yang menghadiri jamuan tersebut, yakni PM Malaysia Anwar Ibrahim, PM Singapura Lawrence Wong, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, hingga Wakil Presiden China Han Zheng.

Pelantikan Prabowo yang dihadiri tamu-tamu negara itu dinilai pengamat sebagai tanda babak baru dalam diplomasi Indonesia di panggung global.

Baca Juga: Menjadi Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto, Inilah Tugasnya

Menurut pengamat dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES), Khairul Fahmi, ada pengakuan dan harapan terhadap Prabowo.

"Kehadiran para pemimpin kawasan dan dunia di Jakarta menjelang pelantikan ini mencerminkan pengakuan dan harapan besar terhadap kepemimpinan Prabowo," kata Fahmi, di Jakarta.

Mereka tidak hanya memberikan pengakuan normatif, tetapi memandang Indonesia sebagai mitra strategis.

Baca Juga: Bukan Menteri, Prabowo Subianto Lantik Luhut Binsar Pandjaitan Jadi Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Ternyata Ini Tugasnya

Menurutnya, itu adalah manifestasi dari diplomasi yang sudah dijalin bertahun-tahun oleh Prabowo.

Jalinan tersebut mewujudkan jaringan hubungan baik dengan para pemimpin dari berbagai negara.

Kehadiran mereka adalah simbol tentang harapan hubungan lebih erat di bidang politik, ekonomi, dan keamanan.

Baca Juga: Langkah Cepat Prabowo Umumkan Kabinet Merah Putih Dipuji, Pengamat: Tidak Ada Lagi Waktu Main-Main

Ia juga yakin bahwa kehadiran mereka adalah cerminan kepercayaan bahwa Indonesia akan lebih aktif di dunia internasional.

"Saya meyakini, hal ini mencerminkan kepercayaan mereka bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia akan mengambil peran lebih aktif dalam membentuk arsitektur keamanan regional dan global," lanjut Fahmi.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X