Setelah masuk ke dalam 10 finalis, mereka membawakan presentasi secara luring di Kampus UNS.
Baca Juga: Berbeda! Masjid Bukti Cinta Ratu ke Suaminya Ada di Jepara, Konon Dibangun Masa Kesultanan Demak
"Hingga akhirnya berkat dosen-dosen kami serta support dan dukungan teman-teman, kita naik ke podium 2 tingkat nasional membawa nama kampus tercinta Unisnu Jepara," lanjutnya.
Dwi Rivaldo yang merupakan Ketua Tim Sultan Hadirin pun menyatakan bahwa partisipasi mereka juga bertujuan mempromosikan Kota Jepara.
Hal itulah yang menjadi alasan penggunaan Sultan Hadirin atau Hadlirin sebagai nama timnya.
"Kami mengenalkan nama tim kami yaitu Sultan Hadirin sebagai tokoh pahlawan Jepara," kata Dwi.
Tak hanya itu, mereka juga membawa misi promosi tenun troso yang dikenakan selama presentasi.
"Mempromosikan tenun troso melalui dresscode yang kami kenakan dalam presentasi. Hal ini tentu saja untuk memperkenalkan kearifan lokal Jepara kepada audience," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Surga Tersembunyi di Karimunjawa, Pesona Bawah Laut yang Menakjubkan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah
Cerita Legenda Rakyat Jepara Masa Sunan Muria, Realistic Tales: Yuyu Nggotho dan Ular Lempe, Siap Bertemu?
Siapa Ratu Kalinyamat? Kisah Pahlawan Nasional Wanita Pemberani dari Jepara, Penakluk Portugis dalam Pertempuran...
Jasa-Jasa Ratu Kalinyamat, Sosok Pahlawan Nasional Perempuan dari Jepara yang Melawan Penjajahan Portugis
Pohon Keramat di Karimunjawa, Ditanam Anak Sunan Muria hingga Jadi Nama Bandara Jepara, Punya Khasiat Spiritual?