Rudy pun mendapatkan sanksi mutasi berupa demosi keluar wilayah NTT selama tiga tahun.
Kasus Mafia BBM
Ariasandy menambahkan bahwa klaim Rudy soal mafia BBM di NTT belum terbukti. Selama tahun 2024, Polda NTT maupun Polres Kupang Kota belum mengungkap adanya kasus mafia BBM.
Mengenai isu kelangkaan BBM, Polda NTT juga telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina, yang memastikan bahwa tidak ada kelangkaan BBM di Pulau Timor.
Di sisi lain, Rudy mengaku tetap yakin pada temuan timnya. Ia mengungkapkan bahwa penyelidikannya berawal dari laporan masyarakat tentang kelangkaan BBM bersubsidi.
Rudy bersama timnya bahkan telah menangkap seorang tersangka bernama Ahmad, yang diduga terlibat dalam penimbunan BBM di Kupang pada 15 Juni 2024.
Pembelaan Rudy Soik
Merespons tuduhan pelanggaran kode etik, Rudy membantah tegas. Ia merasa tuduhan tersebut tidak adil dan merupakan upaya untuk membungkamnya setelah membongkar dugaan mafia BBM.
"Saya hanya menjalankan tugas melindungi masyarakat, dan saya akan terus mencari keadilan atas kasus ini," ujarnya.
Kini, Ipda Rudy Soik bertekad untuk mencari kebenaran atas kasus ini dan berharap dapat membuktikan loyalitas serta dedikasinya dalam menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Misteri Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan NKS di Padang Pariaman Mulai Terkuak? Pelaku Diduga Warga Setempat
Profil Bambang Pacul: Jadi Ketua Pemenangan Cagub dan Cawagub Jawa Tengah, Andika Perkasa-Hendi Prihadi
Puja-puji Budi Arie pada Jokowi yang Berusia 63 Tahun, Sebut Kemudaan untuk Pensiun dan Layak Masuk Wantimpres
Ternyata Hoax? Foto-Foto Terduga Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan NKS Viral, Polres Padang Pariaman Angkat Suara
Panik? Akun Fufufafa yang Diduga Milik Gibran Ketahuan Hapus Ribuan Postingan di Kaskus, Bikin Netizen Curiga, Ada Campur Tangan Menkominfo?