Salah satu karya yang terkenal adalah lagu "Di Udara" karya band Efek Rumah Kaca.
Lagu yang dirilis pada tahun 2007 dalam album Efek Rumah Kaca itu secara tersirat mengisahkan tentang perjuangan dan akhir hidup sang pejuang HAM.
Lirik lagu ini ditulis oleh Cholil Mahmud, frontman sekaligus vokalis.
"Aku sering diancam
juga teror mencekam
Kerap ku disingkirkan
sampai dimana kapan
Ku bisa tenggelam di lautan
Aku bisa diracun di udara
Aku bisa terbunuh di trotoar jalan
tapi aku tak pernah mati
Tak akan berhenti,"
Baca Juga: Sajak Suara Wiji Thukul: Terus Memburu Kita seperti Kutukan
Selain lagu dari Efek Rumah Kaca, masih ada beberapa lagu terbaik tentang Munir yang dihimpun oleh SketsaNusantara.id.
1. Pulanglah - Iwan Fals
Lagu ini ditulis Iwan Fals untuk mengenang sosok Munir. Lagu ini dimuat dalam album 50:50 yang dirilis tahun 2007.
"Selamat jalan pahlawanku
Pejuang yang dermawan
Kau pergi saat dibutuhkan saat dibutuhkan
Keberanianmu mengilhami jutaan hati
Kecerdasan dan kesederhanaanmu
Jadi impian,"
2. Rima Ababil - Homicide
Homicide adalah grup Hiphop underground yang dipimpin oleh Morgue Vanguard aka Herry Sutresna. Meski sudah bubar, lagu-lagu dari grup ini masih kerap diputar kalangan penikmat musik bawah tanah.
Intro lagu ini dibuka dengan potongan orasi dari Munir.
“Mereka berebut kuasa, mereka menenteng senjata, mereka menembak rakyat, kemudian mereka bersembunyi di balik ketek kekuasaan!"
3. Refuse to Forget - Navicula
Artikel Terkait
Media Asing Soroti Operasi Kaki yang Dilakukan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kaitkan Gibran hingga Isu Pelanggaran HAM
Profil Pengganti Yasonna Laoly, Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum dan HAM yang Baru dari Partai Gerindra
Media Asing Ramai Soroti Demo Kawal Putusan MK di Gedung DPR RI, Singgung Politik Dinasti Jokowi hingga Kecam Kekerasan Aparat Kepolisian
Menolak Lupa! 4 Fakta Menarik Sipon Istri Wiji Thukul, Aktivis yang Kerap Menyerukan Kasus Pelanggaran HAM Berat di Indonesia
Ramai Kabar Kaesang 'Menghilang' hingga Disamakan dengan Harun Masiku, Netizen: Korban Kekerasan Netijen