SketsaNusantara.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Lingkungan Hidup Jombang mulai melakukan langkah-langkah kongkret dalam menangani permasalahan limbah pengolahan tahu.
Di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto merupakan sentra industri pengolahan tahu terbesar di Jombang. Praktis, sungai yang ada di desa tersebut tercemar oleh limbah pengolahan tahu.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengerukan sedimen aliran sungai yang bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa limbah yang mengendap di dasar sungai.
Baca Juga: Meriah! Penghujung Peringatan HUT RI 79, Pemkab Jombang Gelar Parade Mobil Hias
Proses pengerukan ini dimulai sejak awal minggu ini, dengan melibatkan alat berat untuk mengangkat sedimen yang mengandung limbah tahu.
Kepala Dinas PUPR Pemkab Jombang Bayu Pancoroadi menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memulihkan ekosistem sungai yang telah tercemar akibat pembuangan limbah industri tahu.
“Kami berkomitmen untuk mengembalikan kualitas air sungai agar dapat digunakan kembali oleh masyarakat sekitar. Pengerukan ini merupakan tahap awal yang akan diikuti oleh serangkaian program lain, seperti edukasi kepada pengusaha tahu mengenai pentingnya pengolahan limbah yang ramah lingkungan,” ujar Bayu saat dikonfirmasi SketsaNusantara.id beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Ratusan Polisi Disiagakan Amankan Pendaftaran Paslon Pilbup Jombang 2024
Dinas Lingkungan Hidup Jombang juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan sungai. Selain itu, kami juga menyediakan fasilitas pengolahan limbah untuk para pengusaha tahu agar mereka dapat mengolah limbah produksinya dengan cara yang lebih aman bagi lingkungan,” kata Bayu.
Pengerukan sedimen di Sungai Bapang ini diharapkan dapat mengurangi tingkat pencemaran dan meningkatkan kualitas air sungai. Sehingga, tidak hanya mengembalikan fungsi ekologisnya, tetapi juga memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat di sekitar.
Baca Juga: Partai Gerindra Bersama 7 Partai Koalisi Antar Warsubi-Gus Salman Daftar ke KPU Jombang
Pemerintah Daerah berharap dengan langkah ini, kesadaran masyarakat dan pelaku industri terhadap pentingnya pelestarian lingkungan akan semakin meningkat.
Program ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya dalam jangka panjang.***
Artikel Terkait
Bawaslu Kabupaten Jombang Biarkan Menjamurnya Baliho Bacakada
KPU Kabupaten Jombang Buka Pendaftaran Pilkada 2024, Berikut Syarat-syaratnya
KPU Jombang Bagi Tiga Ring Tempat untuk Proses Pendaftaran Paslon
Bapaslon Pilkada Jombang Mundjidah–Sumrambah Awali Pendaftaran di Hari Pertama
Polres Jombang Rekayasa Arus Lalu Lintas Selama Pendaftaran Pilkada 2024