Minggu, 19 Juli 2026

Ratusan Polisi Disiagakan Amankan Pendaftaran Paslon Pilbup Jombang 2024

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Rabu, 28 Agustus 2024 | 17:08 WIB
Proses pengamanan tahapan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2024. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)
Proses pengamanan tahapan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2024. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)

SketsaNusantara.id - Proses pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jombang dalam Pilkada 2024 dijaga secara ketat. Setidaknya, ada ratusan personel polisi disiagakan dalam mengamankan pendaftaran di KPU Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasihumas Iptu Kasnasin mengatakan sejumlah titik rawan telah diantisipasi saat masa pendaftaran bacalon Bupati dan wakil Bupati Jombang. Pasalnya para bacalon memiliki basis pendukung yang besar.

"Kita telah memetakan kerawanan yang ada. Baik dari massa pendukung, baik dari rangkaian agenda kegiatan yang ada," ujar Iptu Kasnasin, Rabu 28 Agustus 2024.

Baca Juga: Partai Gerindra Bersama 7 Partai Koalisi Antar Warsubi-Gus Salman Daftar ke KPU Jombang

Pihaknya telah menyiapkan sebanyak 150 personel pengamanan. Mereka disebar mulai dari kediaman bakal calon menuju kantor KPU Jombang, Jalan KH Romly Thamim, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto.

Pengamanan ketat juga diterapkan di luar gerbang dan di dalam area kantor KPU. Dalam pengamanan ini, polisi juga bersinergi dengan anggota TNI.

"Tentunya kami menyiapkan personel keamanan untuk tetap menjaga kondusifitas di Kabupaten Jombang," katanya.

Baca Juga: Polres Jombang Rekayasa Arus Lalu Lintas Selama Pendaftaran Pilkada 2024

Kasnasin melanjutkan, pengamanan dilakukan selama tiga hari. Dimulai pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024, yang merupakan batas akhir pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari prosedur standar operasi yang diterapkan untuk menciptakan situasi yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi semua pihak yang terlibat, baik petugas KPU maupun masyarakat yang mendukung suksesnya pemilu,“ katanya.

Iptu Kasnasin mengatakan, rekayasa lalu lintas di sekitar kantor KPU Jombang bersifat situasional. Jika diperlukan, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas.

Baca Juga: Bapaslon Pilkada Jombang Mundjidah–Sumrambah Awali Pendaftaran di Hari Pertama

"Apabila jumlah massa dan eskalasi meningkatkan maka diadakan penutupan jalan. Apabila jumlah massa tidak banyak, lalin normal seperti biasa," ujarnya.

Sementara itu, Polres Jombang juga menyiapkan langkah strategis lainnya guna mencegah terjadinya kerawanan saat pelaksanaan Pilkada Jombang.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X