“Kunjungan turis di Indonesia hanya 11 juta, Thailand sampai 30 juta. Ada yang salah sehingga perlu diperbaiki tetapi tidak perlu menyalah-nyalahkan," ujar pria yang juga ketua umum PSSI tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum KAUJE M. Sarmuji mengucakan terima kasih kepada Menteri BUMN Erick Thohir yang bersedia hadir menjadi pemeteri bersama pemateri lain dari Kementerian Keuangan.
“Munas KAUJE kali ini lebih berkualitas, terima kasih sekali Pak Erick Thohir bersedia hadir menjadi pemateri,” kata M. Sarmuji SE MSI.
Dia menjelaskan BUMN saat ini memmiliki peran vital dalam pembangunan.
“Kontribusi BUMN sangat besar kepada pembangunan,” ujarnya. Sehingga, Menteri BUMN Eric Thohir juga memiliki peran, khususnya melalui kebijakan dan terobosannya dalam mengembangkan BUMN untuk mendukung pembangunan.
“Saya ingin mengingatkan bajhwa ekonomi global tidak baik-baik saja tetapi insyallah pemetintah baru mampu mengtasi. Mudah-mudahan Pak Erick nanti kembali menjadi Menteri,” ujarnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Bawaslu Bondowoso Intensifkan Pengawasan Pendaftaran Pasangan Calon Pilkada 2024
Profil Pratikno, Mensesneg yang Dilarang Masuk UGM oleh Mahasiswa Fisip, Pendidikan hingga Karir
Presiden Jokowi Akhirnya Buka Suara, Jawab Tuduhan Menjadi Dalang Penjegalan Anies Baswedan di Pilkada 2024: Apa Urusan Saya?
Nasib Anies Baswedan Tak Pasti hingga Disarankan Berkarier ke LN Tapi Keukeuh Mau di Indonesia, karena Mau Bikin Parpol Baru?
Timdu Pemkab Banyuwangi Sosialisasikan Status Lahan yang Berpolemik ke Warga Desa Pakel
Hasil dari 'Jalur Langit'? Intip Perjalanan Komedian Ronal Surapradja yang Kini Maju Jadi Cawagub Jawa Barat Mendampingi Jeje Wiradinata
Tragis! Bayi 9 Bulan Ditemukan di Samping Jenazah Sang Ibu di Nabire, Papua Tengah
Tolak Tawaran PKB untuk Maju di Kontestasi Pilkada 2024, Sandiaga Uno Bocorkan Alasannya: Saya Menyadari...
Lengkap! Daftar 98 Nama Cagub dan Cawagub Pilkada 2024 di 37 Provinsi dari Aceh, Jawa Timur, hingga Papua Selatan