Kamis, 4 Juni 2026

Cak Imin Tak Hadiri Undangan, PBNU Sebut Belum Ada Niat Baik

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 22 Agustus 2024 | 06:15 WIB
Wasekjen PBNU, H. Sulaiman Tanjung  (Tangkap layar Youtube TVNU)
Wasekjen PBNU, H. Sulaiman Tanjung (Tangkap layar Youtube TVNU)

SketsaNusantara.id - Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar tidak menghadiri undangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta pada Rabu 21 Agustus 2024.

PBNU mempertanyakan ketidakhadiran pria yang akrab dipanggil Cak Imin itu.

Setelah menunggu selama berjam-jam dari jadwal yang ditentukan, pihak PBNU mengadakan konferensi pers terkait sikap dan pandangan terbaru hubungan PBNU dan PKB.

Baca Juga: Cak Imin Tegaskan PKB Bukan Milik PBNU, Muhaimin Iskandar Ingatkan Konstitusi

Wasekjen PBNU, H. Sulaiman Tanjung menyatakan bahwa ketidakhadiran Cak Imin membuktikan belum ada niat baik kepada PBNU.

"Ketidakhadiran dari Ketua Umum PKB ini adalah salah satu fakta dan bukti bahwa belum ada niat baik untuk apa yang disampaikan oleh PBNU selama ini," ujar Sulaiman dalam konferensi pers yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube TVNU.

Ia menyebutkan bahwa sebelumnya para kyai telah berkumpul di Jombang dan Surabaya untuk memberikan mandat agar memperbaiki PKB.

Baca Juga: Kyai Ma'ruf Amin Siap Jadi Penengah Konflik PBNU dan PKB tetapi Tidak Bersedia 1 Hal: Kalau Hanya untuk...

"Padahal para kyai se-Indonesia itu sudah berkumpul di Jombang, kemudian di Surabaya, memberikan mandat kepada rais 'am untuk mendandani PKB, dalam artian memperbaiki," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua PBNU Habib Umarsyah mempertanyakan ketidakhadiran Cak Imin padahal pertemuan itu dimaksudkan untuk melakukan konfirmasi terkait hubungan PBNU dan PKB.

Rencananya, dalam pertemuan itu akan membahas beberapa hal yang salah satunya adalah kewenangan dari Dewan Syuro.

Baca Juga: 4 Pernyataan Gus Ipul Soal Lukman Edy yang Dilaporkan PKB ke Bareskrim Polri: PBNU Siap Berproses!

Menurutnya, peran Dewan Syuro semakin berkurang dan bergeser ke Ketum PKB.

Pihak PBNU juga ingin melakukan konfirmasi bagaimana sistem permusyawarahan dan tata kelola organisasi di PKB.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube TVNU

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X