Minggu, 19 Juli 2026

3 Arahan Gus Yahya kepada Banser Seluruh Indonesia Pasca Demonstrasi di Gedung PBNU Jakarta

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 6 Agustus 2024 | 06:00 WIB
Gus Yahya memberikan 3 arahan kepada kader Banser seluruh Indonesia. (Instagram.com/yahyacholilstaquf)
Gus Yahya memberikan 3 arahan kepada kader Banser seluruh Indonesia. (Instagram.com/yahyacholilstaquf)

SketsaNusantara.id - Pasca demonstrasi yang dilakukan sekelompok masa di depan gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta pada Jumat 2 Agustus lalu, Gus Yahya memberikan sejumlah instruksi kepada anggota banser seluruh Indonesia.

Demonstrasi yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur itu mengajukan sejumlah tuntutan termasuk mendesak agar Gus Yahya dan Gus Ipul melepaskan jabatan sebagai ketum dan sekjen PBNU.

Aksi demonstrasi tersebut telah menyinggung banyak pihak karena dianggap telah menodai marwah NU.

Baca Juga: Memanas! Cak Imin Sebut Gus Yahya dan Gus Ipul Rusak, Ketum PKB: Emang Siapa Lu...

Sementara itu, Ketum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin menyatakan sikap tegas dari Banser yang siap menjaga kantor PBNU selama 24 jam.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya juga telah memberikan 3 instruksi penting saat apel siaga Banser di gedung PBNU, Senin 5 Agustus 2024.

Gus Yahya mengingatkan kepada ratusan kader Banser bahwa mereka bukanlah gerombolan.

Baca Juga: 5 Poin Klarifikasi PCNU Kabupaten Indramayu, Buntut Massa Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Kantor PBNU Jakarta

Ia mengucapkan terima kasih kepada kader banser yang telah datang menemuinya dan meminta perintah dari PBNU.

Di hadapan kader Banser, Gus Yahya memberikan arahan pertama, yakni agar tetap disiplin dalam barisan.

"Jangan bercerai-berai," tegas Gus Yahya.

Baca Juga: Cak Imin Dilaporkan ke MKD Buntut Bawa Istri Ikut Timwas Haji DPR, Ada Kaitan dengan Konflik PKB-PBNU?

Kedua, Gus Yahya meminta agar seluruh kader Banser tetap disiplin dalam kepemimpinan alias tidak bergerak sendiri-sendiri.

"Tetaplah dalam disiplin kepemimpinan. Jangan bergerak sendiri-sendiri," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X