SketsaNusantara.id - Pasca demonstrasi yang dilakukan sekelompok masa di depan gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta pada Jumat 2 Agustus lalu, Gus Yahya memberikan sejumlah instruksi kepada anggota banser seluruh Indonesia.
Demonstrasi yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur itu mengajukan sejumlah tuntutan termasuk mendesak agar Gus Yahya dan Gus Ipul melepaskan jabatan sebagai ketum dan sekjen PBNU.
Aksi demonstrasi tersebut telah menyinggung banyak pihak karena dianggap telah menodai marwah NU.
Baca Juga: Memanas! Cak Imin Sebut Gus Yahya dan Gus Ipul Rusak, Ketum PKB: Emang Siapa Lu...
Sementara itu, Ketum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin menyatakan sikap tegas dari Banser yang siap menjaga kantor PBNU selama 24 jam.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya juga telah memberikan 3 instruksi penting saat apel siaga Banser di gedung PBNU, Senin 5 Agustus 2024.
Gus Yahya mengingatkan kepada ratusan kader Banser bahwa mereka bukanlah gerombolan.
Ia mengucapkan terima kasih kepada kader banser yang telah datang menemuinya dan meminta perintah dari PBNU.
Di hadapan kader Banser, Gus Yahya memberikan arahan pertama, yakni agar tetap disiplin dalam barisan.
"Jangan bercerai-berai," tegas Gus Yahya.
Kedua, Gus Yahya meminta agar seluruh kader Banser tetap disiplin dalam kepemimpinan alias tidak bergerak sendiri-sendiri.
"Tetaplah dalam disiplin kepemimpinan. Jangan bergerak sendiri-sendiri," lanjutnya.
Artikel Terkait
Haram Jadi Halal, Masyarakat Pertanyakan Keputusan PBNU Terima Konsesi Tambang yang Sempat Diharamkan Pada Tahun 2015
Ketua PBNU Sesalkan 5 Tokoh Nahdlatul Ulama Bertemu dengan Presiden Israel, Savic Ali: Tidak Atas Nama Organisasi
Aksi 5 Warga NU Temui Presiden Israel Panen Hujatan, Netizen Ungkit Kunjungan Ketum PBNU dan Gus Dur
PBNU Keluarkan Larangan bagi Anggotanya Mengutip Iuran untuk Kegiatan Organisasi, Gus Yahya: Harus Dikembalikan ke Warga
Di Balik Pro Kontra Konsesi untuk Ormas Keagamaan, LPPNU dan LPNU Kabupaten Gresik Sambut Baik Keputusan PBNU Kelola Tambang