Ia lalu menambahkan, Keunggulan lain dari Sabun Moringa ini antara lain, menambah nutrisi kulit dan mengangkat sel mati, membersihkan kulit dari kotoran dan kuman.
Selain itu juga melembabkan kulit secara alami dan memberikan efek relaksasi melalui aroma terapi dari essential/fragrance oil yang ditambahkan dan dapat disesuaikan.
Ahmad Nurdi, Ketua Kelompok Tani Desa Pakandangan Sangra, mengungkapkan rasa terkejut dan syukurnya atas inovasi ini.
“Awalnya saya tidak mengira bahwa produk turunan dari daun kelor sangat banyak. Dengan adanya sabun kelor ini, masyarakat bisa memanfaatkan potensi kelor yang melimpah di desa kami, sekaligus menjaga kesehatan kulit,” katanya.
Kolaborasi antara Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember dalam proyek ini menjadi contoh nyata dari bagaimana perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi yang berkelanjutan.
Selain sabun, daun kelor juga bisa dibuat beberapa produk turunan diantaranya, serbuk, teh celup, snack, kapsul dan oil, hal ini juga diharapkan dapat menjadi produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk masyarakat pesisir di Sumenep.
Turut hadir dalam acara tersebut Djoko Soejono, SP. MP., Ariq Dewi M, SP. MP., Dimas B. Zahrosa, SP. MP, para Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember dan Andi Eko Wiyono, S.TP, M.P., Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember yang sekaligus mendemonstrasikan cara memproduksi “Sabun Moringa” di Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, sebagai bagian dari program produktifitas guru besar (PRGB) untuk masyarakat.
Baca Juga: Ngeri! Bapak Kos di Semarang Kepergok Makan Daging Kucing, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan warga tentang manfaat daun kelor, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi mereka.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Unik! Jingle Pilkada Berhahasa Madura Jadi Sorotan saat Penyelenggaraan Rapat Pleno DPHP di Kecamatan Tenggarang
Bondowoso Siap Menuju Pilkada 2024, Ini Hasil Rekapitulasi DPHP dari 11 Desa di Kecamatan Grujugan
Bawaslu Kota Malang Petakan Potensi Konflik dan Kerawanan Pilkada 2024, M. Arifudin: Ada 5 Titik Rawan Konflik
Kyai Ma'ruf Amin Siap Jadi Penengah Konflik PBNU dan PKB tetapi Tidak Bersedia 1 Hal: Kalau Hanya untuk...
Tingkatkan Kemampuan SDM, KPU Ngawi Gelar Bimtek untuk Badan Adhoc: Antisipasi Masalah Hukum
Gugatan Sengketa Calon Perseorangan Gus Jaddin dan Arismaya Parahita Ditolak, Bawaslu Jember Beberkan Alasannya...
Ratu Zakiyah Sampaikan Risalah Kepemimpinan Nabi Muhammad di Majlis Ta'lim Nurul Iman