SketsaNusantara.id - Pekanbaru kembali jadi sorotan usai kejadian serupa dengan kasus Marisa Putri yang menabrak IRT (Ibu Rumah Tangga) gegara mabuk, kembali terulang.
Baru-baru ini, beredar video di media sosial yang menunjukkan seorang ibu-ibu mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk hingga menabrak pengendara motor saat melintas di sekitar Jalan Arengka, Pekanbaru, Riau.
Dalam video yang diunggah akun Twitter (sekarang X) @dhemit_is_back, tampak seorang ibu-ibu yang mengendarai mobil Honda warna merah berperilaku tak wajar karena dalam pengaruh alkohol.
"Lagi-lagi, wanita di Pekanbaru mabuk bawa mobil nabrak pengendara sepeda motor dan anaknya," tulis akun twitter @dhemit_is_back.
Peristiwa ini terjadi pada hari Kamis, 8 Agustus 2024 dan sontak mencuri perhatian publik hingga ramai jadi perbincangan netizen di media sosial.
Netizen mengaku kesal karena peristiwa wanita mabuk mengendarai mobil hingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Pekanbaru, padahal kasus Marisa Putri belakangan ini masih belum tuntas.
Netizen juga menyoroti kondisi pengendara motor yang menjadi korban tabrakan. Selain itu, pada video yang beredar juga tampak seorang anak kecil yang masih berada dalam mobil yang makin membuat netizen geram.
"Lagi-lagi? di kota yang sama? ya ampun, itu mana ibunya bawa anak kecil pula. Udah mabuk, nyetir bawa anak kecil, nabrak orang, bener-bener meresahkan, semoga kondisi korban masih bisa diselamatkan," komentar salah satu netizen.
"Ini orang banyak gaya, cari masalah juga nyetir dalam keadaan mabuk, mungkin mau jadi terkenal ngikutin Marisa Putri, jangan nangis kalo nanti disuruh tes urin terus minta maaf karena khilaf," imbuh netizen lainnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, diketahui bahwa pengendara motor yang menjadi korban tabrakan masih berada dalam kondisi selamat.
Seorang pria pengendara motor yang menjadi korban bahkan merekam video usai terjadi kecelakaan dan menyoroti mobil yang menabraknya.
Artikel Terkait
Unik! Jingle Pilkada Berhahasa Madura Jadi Sorotan saat Penyelenggaraan Rapat Pleno DPHP di Kecamatan Tenggarang
Bondowoso Siap Menuju Pilkada 2024, Ini Hasil Rekapitulasi DPHP dari 11 Desa di Kecamatan Grujugan
Profil Gusti Bhre, Mangkunegara X yang Jadi Sorotan karena Digadang-gadang Gantikan Posisi Gibran jadi Wali Kota Solo
Masyarakat Sekitar IKN Tak Boleh Ikut Upacara Bendera HUT RI ke-79 Secara Langsung, Ternyata Begini Ketentuannya Menurut Sekda Kalimantan Timur
Bawaslu Kota Malang Petakan Potensi Konflik dan Kerawanan Pilkada 2024, M. Arifudin: Ada 5 Titik Rawan Konflik
Kyai Ma'ruf Amin Siap Jadi Penengah Konflik PBNU dan PKB tetapi Tidak Bersedia 1 Hal: Kalau Hanya untuk...
Tingkatkan Kemampuan SDM, KPU Ngawi Gelar Bimtek untuk Badan Adhoc: Antisipasi Masalah Hukum