"Masalahnya ini kan sekolah, paling ya macet pas jam antar jemput aja dan sebelum bangun gedung sekolah juga pasti ada masterplan jadi kalo AMDAL itu gak jadi masalah, bener Cak Ji ini masalah iuran, apalagi itu fasum gak seenaknya portal jalan ditutup warga," komentar akun @charles_wangsasajaya.
"Gila! ini iuran keamanan Rp 35 juta per bulan buat apa dana sebanyak itu? harus ada perhitungan yang jelas dari RW tapi mereka gak bisa tunjukkan, sedangkan Petra wes siap tempur bawa dokumen seabrek, masalah ini perlu diusut sampai tuntas supaya terungkap semua kebenarannya," imbuh akun @nina6970.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
6 Fakta Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Malang, Simpatisan Daulah Islamiyah yang Rencanakan Bom Bunuh Diri
Jumlah Kasus Kekerasan pada Anak di Depok Tahun 2024, Tertinggi Ke-4 di Jawa Barat, Sudah Termasuk Kasus Meita Irianty?
Beres Coklit 100 Persen, KPU Kabupaten Madiun Bahas Evaluasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Pilkada 2024
Sedang Hamil, Pemilik Daycare di Depok Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Polisi Jerat Pakai Pasal Ini
Antisipasi Perubahan Arus Lalu Lintas, Penumpang Keberangkatan dari Stasiun Jember Diimbau Berangkat Lebih Awal saat Gelaran JFC 2024
Daftar Korban Meita Irianty, Pemilik Daycare di Depok, Tersangka Kasus Kekerasan pada Anak, Bayi 9 Bulan Dibanting?
Buntut Kasus Meita Irianty, Profil dan 5 Fakta Wensen School Indonesia, Daycare Didoakan Tutup Permanen?
KPU Kabupaten Mojokerto Ajak Ratusan Siswa SMK PGRI Sooko jadi Pemilih Cerdas