Kamis, 4 Juni 2026

5 Fakta Insiden Penembakan Donald Trump, Benarkah Karena Kurangnya Pengamanan Calon Presiden AS Saat Kampanye?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 14 Juli 2024 | 17:30 WIB
Donald Trump mengepalkan tangannya usai menjadi korban penembakan di Pennsylvania  (X @DonaldTNews)
Donald Trump mengepalkan tangannya usai menjadi korban penembakan di Pennsylvania (X @DonaldTNews)

2. Kondisi Donald Trump

Kejadian penembakan inipun membuat heboh publik. Warga dunia pun penasaran bagaimana kondisi Trump setelahnya.

Baca Juga: Jelang Tahapan Pencalonan, KPU Kota Batu Mulai Sosialisasikan PKPU Nomor 8 Tahun 2024

Dikutip New York Times, Donald Trump dikabarkan selamat dan dipastikan dalam kondisi baik-baik saja setelah jadi korban penembakan saat kampanye di Pennsylvania.

Juru bicara Trump mengatakan bahwa mantan presiden AS itu baik-baik saja usai menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan tim medis dari rumah sakit setempat.

Netizen mengaku lega meski tak sedikit pula warganet yang menyayangkan kejadian ini karena dinilai kurangnya kesigapan petugas dalam pengamanan saat mengawal Trump hingga penembakan ini berhasil dilakukan pelaku.

Baca Juga: Santri Demokrasi Kota Pasuruan Galang Dana untuk Santunan Anak Yatim Piatu

3. Analisis FBI Soal Pelaku Penembakan Donald Trump

Dinas Rahasia AS sempat mengeluarkan statement yang menyatakan bahwa pelaku menembakkan peluru ke arah panggung sebanyak tiga kali dari posisi yang lebih tinggi dari panggung tempat Trump berkampanye.

Menurut analisis FBI, diduga pelaku adalah sniper atau penembak jitu yang berada pada posisi di atap bangunan yang berada sekitar 137 km dari lokasi panggung Trump berdiri.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari New York Times, diketahui pelaku adalah seorang laki-laki berusia 20 tahunan dari Bethel Park, Pa.

Baca Juga: Apa Itu Class Action? Ini Penjelasan Gugatan Hukum yang Akan Dilakukan Jusuf Hamka Gegara Pemerintah Tak Kunjung Bayar Utang Negara

Pelaku ditemukan tewas usai ditembak oleh salah seorang personel Dinas Rahasia AS yang berjaga di sekitar lokasi kampanye Trump.

"Personel Dinas Rahasia AS telah menetralisir pelaku, yang kini sudah meninggal dunia. Dinas rahasia AS dengan cepat merespons dengan tindakan perlindungan dan mantan Presiden Trump berhasil diselamatkan," begitulah pernyataan resmi Secret Service AS yang bertugas melakukan pengamanan terhadap Trump di lapangan.

Tak hanya pelaku, diketahui ada 3 korban dalam insiden ini. Dilaporkan seorang yang berada di bangku pendukung Trump tewas dan dua orang lainnya mengalami luka kritis.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: New York Times

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X