SketsaNusantara.id - Media sosial belakangan ini dikejutkan dengan kisah seorang pencari kerja yang mengaku jadi korban oknum HRD salah satu perusahaan di Bogor.
Dalam cuitan di Twitternya, pemilik akun @deewrahmawati curhat dan memberkan kronologi datanya disalahgunakan HRD tempatnya melamar kerja yang diduga dipakai untuk pinjaman online (pinjol).
Pemilik akun bernama Dewi Rahmawati ini awalnya melamar kerja di salah satu PT di wilayah Bogor. Ia berulang kali tidak lolos tes dan terakhir kali memasukkan lamaran kerja pada bulan Februari 2024 lalu.
Dewi syok tiba-tiba mendapat notifikasi pembukaan rekening padahal belum pernah membuka rekening apapun selama ini. Ia menduga datanya disalahgunakan oleh oknum HRD tempatnya melamar kerja.
Sempat penasaran, akhirnya Dewi mencoba buka aplikasi bank dan saat cek aplikasi tersebut, ternyata ada history transaksi mencapai Rp10 juta.
"Hati-hati ya gaes, Data aku disalah gunakan sama HRD tempat aku ngelamar kerja. Tiba-tiba dibuatin akun @BNI bahkan sampe ada history transaksi pinjol 10Juta. dan aku baru tau hari ini karena baru buka apk wondr," tulis akun @Deewrahmawati dalam cuitan Twitternya pada hari Jumat, 5 Juli 2024.
Baca Juga: Kisah Harta Karun Presiden Soekarno yang Penuh Kontroversi, Ada Hubungannya dengan Amerika Serikat?
Dewi kemudian panik dan mencoba cek history transaksi yang ternyata ada transfer serta tarik tunai dari PT yang sama.
Diduga oknum HRD tersebut menerima pinjaman online dan langsung menarik uangnya menggunakan rekening atas nama Dewi.
"Semua transaksi transfer uang dari PT yang sama, ketika ditransfer langsung ditarik tunai di ATM terdekat di hari yang sama, dan bisa-bisanya pihak bank langsung ACC padahal gak ada tanda tangan dari aku sendiri," lanjut Dewi.
"Ketika aku masuk aplikasi bank, aku kaget karena ada satu akun BNI yang nyangkut atas namaku dan sisa uang di ATM tersebut ada Rp21.680. Aku harus gimana? Sedih banget," sambungnya.
Baca Juga: Viral di Karawang! 2 Pria Diduga Lakukan Modus Penipuan di Minimarket, Ini Tindakan Petugas Kasir
Cuitan Dewi ini pun mencuri perhatian publik dan kisahnya tersebar hingga viral di media sosial.
Artikel Terkait
Makna Maskot SIGALIH KPU Kabupaten Mojokerto, Satukan Identitas Nusantara
Evaluasi Tahapan Coklit, KPU Trenggalek Umumkan Pantarlih Award, Harus Dipenuhi 9 Syarat Ini
2 Makna Si Tengger Maskot KPU Kabupaten Probolinggo di Ajang Pilkada 2024
Si Podang Maskot Pilkada 2024 Kota Pasuruan Ajak Pemilih Cerdas Bermartabat
Sakor dan Sami, Duet Unik Maskot Pilkada 2024 Kabupaten Sampang dengan Khas Madura dan Aset Nasional