"Saya pernah ditanya sama... adalah orang pemerintahan itu gimana caranya ini makan siang gratis, sekolah seluruh indonesia," kata Ahok menirukan si penanya.
"Kalau saya gampang, dananya berapa, kasih saja uang itu ke ibunya. Taruhlah dana per anak 50 ribu, 3 anak 150 ribu. Kasih saja ke Ibunya," jelas Ahok.
Masih dari sumber yang sama, Ahok juga menjelaskan bahwa pengelolaan uang tersebut lebih tepat berada di tangan ibunya sendiri.
Baca Juga: Jokowi Paling Istimewa? Inilah 5 Kado Rumah Pensiun Presiden dari Negara untuk Para Pemimpin Bangsa
Untuk urusan menu, pihak sekolah bisa memberikan rekomendasi makanan yang harus dikonsumsi setiap harinya.
"Uang segitu, kalau dikelola ibunya, itu nenek kakeknya bisa kebagian juga, nanti tinggal dikasih tahu aja menunya apa, daging atau sayur...," terang Ahok.
Namun, Ahok juga menjelaskan bahwa idenya tersebut, mungkin saja bisa diterima masyarakat luas, tetapi tidak oleh pemangku kebijakan. Terutama orang yang memiliki kepentingan atas program tersebut.
"Ya paling yang gak suka para pemegang tender, cara ini minim korupsi," jelas Ahok.
Potongan wawancara Ahok dengan Najwa Shihab itupun beredar luas di media sosial.
Netizenpun tak absen untuk berkomentar mengenai hal tersebut.
"Caranya bagus simple, ada punishmentnya juga kalo melanggar, bantuan dicabut. Sekolah kasih menu, tiap siang sidak isi bekalnya. Melanggar cabut. Asal tdk ada permainan antara ortu dan sekolah beres itu soal makan siang gratis," tulis akun @yesmar_banu.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Blitar Ethnic Nasional Carnival 2024 Digelar Kembali, Tampilkan 49 Seni Budaya
"Nanti susah bagi2 kue nya klo begitu Pak Ahok," tulis @Kudabajingan
Artikel Terkait
Syarat Membuat dan Memperpanjang SIM Tanpa Ditolak, Per 1 Juli 2024 Wajib Memiliki Kartu Sakti Ini
Media Asing Soroti Operasi Kaki yang Dilakukan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kaitkan Gibran hingga Isu Pelanggaran HAM
Dadang Supriatna Dapat Dukungan Raffi Ahmad, Ini Sederet Prestasi Bupati Bandung yang Bakal Lanjut Dua Periode
Beredar Petisi Imbas Pemecatan Budi Santoso, Dekan Fakultas Kedokteran UNAIR, Ada 3 Tuntutan, Apa Saja?
Profil Mochammad Afifudin, Plt Ketua KPU Pengganti Hasyim Asy’ari, Mantan Aktivis yang Hobi Menulis
Bukan Alhamdulillah, Inilah Ucapan Mochammad Afifudin saat Ditunjuk Jadi Plt Ketua KPU Menggantikan Hasyim Asy'ari