Masalah ini makin membuat masyarakat kesal, karena pemerintah tidak bisa memulihkan data dan beberapa data harus diunggah ulang karena tidak ada back up sebelumnya.
Usai ditemukan penyebab masuknya serangan siber ransomware ini, pemerintah akan lakukan tindakan sesuai peraturan.
"Penegakan hukum nantinya oleh aparat dan BSSN, nantinya oleh aparat dan akan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku," tutur Hadi.
Lebih lanjut Hadi mengatakan, pusat data yang sebelumnya lumpuh akan bisa digunakan kembali hari Rabu esok, tanggal 3 Juli 2024.
Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang itu pun membeberkan skenario pengamananan data agar tak terjadi peristiwa serupa di kemudian hari.
"Keamanan data akan terus ditingkatkan dari sistem coldsite yang ada di Batam akan ditambah kemampuannya menjadi hotsite untuk pelayanan strategis, sehingga kejadian seperti kemarin di imigrasi tidak bisa melayani masyarakat maka mulai bulan depan sudah ditingkatkan pelayanannya," kata Hadi.
Baca Juga: Akibat Gangguan PDN, 47 Domain Layanan Kemendikbudristek Alami Error, Sulit Akses KIP Kuliah
Selain itu, Hadi juga mengingatkan setiap kementerian dan lembaga pemerintah pusat maupun daerah harus melakukan backup data, yang awalnya bersifat opsional menjadi mandatory atau wajib.
"Setiap pemilik data center harus memiliki backup, setidaknya 3 atau 4 lapis dan di-backup dengan cloud cadangan," kata Hadi.
"BSSN juga akan terus meningkatkan kemanan dengan menyambungkan ke komando kendali termasuk mengaktifkan computer security insident respon team yang akan dimonitor BSSN jika nanti ada gangguan tetapi tidak ada aksi," pungkasnya.
Menkopolhukan menyampaikan harapan pemerintah agar data sudah bisa diakses kembali dan memiliki kemanan berlapis sehingga tidak terjadi permasalahan serupa di masa depan.***
Artikel Terkait
Sering Diejek Pincang Prabowo Putuskan Operasi Kaki di Rumah Sakit Indonesia, Ternyata Efek dari Cedera Kaki Selama Puluhan Tahun
Trending, Kompetisi Adu Kecerdasan 'Clash of Champions' Bawa Dampak Positif dan Banjir Pujian: Gak Kalah Seru dari University War!
Dishub Minta Maaf, Begini Tanggapan Terkait Video Viral Oknum Petugas Hapus Tulisan Parkir Gratis di Depan Minimarket
Seniman Fenomenal Nyoman Rudana: Penggagas Monumen 'Ground Zero', Mengenang 21 Tahun Tragedi Bom Bali
3 Produk Merek Indonesia yang Jadi Favorit di Luar Negeri! Bahkan Sampai Ada Komunitasnya?
VIRAL! Detik-detik Mobil Damkar Diseruduk Kereta Api Barang di Indramayu, Warga Menjerit Histeris Minta Tolong