SketsaNusantara.id - Nama Ridwan Kamil (RK) dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semakin menguat.
Jauh-jauh hari sebelumnya, nama mantan Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat itu mengisi perbicangan seputar pertarungan di bursa Pilkada.
Di ajang Pilkada 2024, namanya semakin menguat mengisi kandidat calon Gubernur Jakarta. Apalagi sejak partai-partai koalisi Indonesia Maju (KIM) seirama mengajukan pria yang akrab dipanggil Kang Emil itu.
Bahkan, diketahui RK telah menerima surat rekomendasi penugasan dari Partai Golkar agar siap bertanding antara ajang Pilkada Jawa Barat atau Jakarta.
Saat Partai Gerindra menyatakan dukungan, nama pria kelahiran 4 Oktober 1971 semakin menguat untuk maju di ajang Pilkada Jakarta.
Pihak Gerindra sendiri telah menyebut dukungan kepada RK. Hal itu disampaikan oleh Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Ia mengatakan bahwa posisi RK telah diputuskan Gerindra yang memberikan rekomendasi untuk ikut di Pilada DKI Jakarta.
"Soal posisi Kang Emil itu sudah Gerindra putuskan dan diberikan rekomendasi untuk maju di Pilkada DKI," kata Dasco kepada awak media, Selasa 4 Juni 2024 di Senayan.
Dasco pun sangat yakin RK akan direkomendasikan pula oleh Partai Golkar untuk maju di Pilkada Jakarta.
Menurutnya, RK diharapkan bisa dipasangkan dengan kader Gerindra di Pilkada nanti.
Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut bahwa pihaknya masih akan menunggu sebelum memutuskan RK sebagai calon kepala daerah.
Meskipun telah memberikan rekomendasi kepada RK, ia masih ingin mengamati survei terakhir dan mempelajarinya.
Artikel Terkait
Kaesang Sebut akan Ada Kejutan terkait Peluang Maju di Pilkada Jakarta 2024, Putra Jokowi: Tunggu di Bulan Agustus
‘Dijodohkan’ dengan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2024, Kaesang Malu-Malu Mau, Netizen: Perubahan Tak Lagi Relevan
Blusukan! Kaesang Bagi-Bagi Buku Tulis ke Anak-Anak Hingga Traktir Warga di Cempaka Putih Jakarta Pusat: Mulai Pemanasan Jelang Pilgub?
Sempat Jadi Cameo, Inilah Daftar Film Kaesang Pangarep Sebelum Jadi Ketua Umum PSI, Dibayar Berapa Nih?