SketsaNusantara.id - Emil Salim, seorang tokoh lingkungan hidup dan ekonom Indonesia, telah menyoroti potensi sumber daya laut Indonesia yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.
Ia mengatakan bahwa meskipun Indonesia kaya akan sumber daya laut, namun masyarakat Indonesia belum mampu sepenuhnya hidup dari laut dan mengambil manfaat secara optimal
Menurut Emil Salim, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maritim yang kuat dan sejahtera dengan mengandalkan sumber daya lautnya.
Baca Juga: Viral Komentari Laut Indonesia! Ini Dia Profil Emil Salim, Sang Pakar Lingkungan Hidup Indonesia
Namun, pemanfaatan sumber daya laut di Indonesia masih belum maksimal dan masih terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi.
Apa yang dilontarkan Emil Salim tak lepas dari perannya selama ini yang banyak berkaitan erat dengan lingkungan seperti yang dilansir SketsaNusantara.id dikutip dari buku Emil Salim, Pembangunan Berwawasan Lingkungan.
Emil Salim adalah seorang ekonom, cendekiawan, dan politikus senior Indonesia yang sangat berpengaruh yang dilahirkan di Lahat, Sumatera Selatan pada 8 Juni 1930.
Kini Emil Salim telah berusia 94 tahun, namun meski demikian ia tetap aktif dalam bidang lingkungan dengan mendirikan Salim Institute serta masih aktif menjadi pembicara dan penasihat di berbagai forum lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke 94, ia meluncurkan buku berjudul 'Transisi Energi, Energi Baru Terbarukan'.
Buku yang ditulis Emil Salim tersebut berisi tentang fenomena perubahan iklim dimana frekuensinya akan semakin meningkat dan meluas seperti perubahan iklim, gelombang panas, curah hujan yang berlebihan, kekeringan dan badai.
Artinya, dunia termasuk Indonesia tengah menghadapi isu perubahan iklim dimana pada kurun waktu 20 tahun ke depan akan mengancam kehidupan manusia di muka Bumi.
Apa yang disampaikan Emil Salim dalam bukunya tersebut tak jauh dari latar belakangnya selama ini terkait lingkungan dan isu-isunya.
Emil Salim memiliki karier panjang sebagai birokrat dan pejabat pemerintah dimana ia pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan (1973-1978), Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup (1978-1983), dan duta besar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Artikel Terkait
Fakta Menarik Fuad Bawazier Eks Menkeu Orba yang Kini Didaulat Jadi Komisaris Utama MIND ID, Namanya Muncul dalam Drama Pelengseran Gus Dur?
Pro Kontra Jabatan Baru Grace Natalie Louisa Sebagai Komisaris MIND ID, Netizen: Hadiahnya Gak Main-main Emang Kalau Dukung Dinasti...
Grace Natalie Naik Jabatan, Begini Rekam Jejak dan Sepak Terjang Politisi PSI, Mantan Jurnalis yang Kini Jadi Komisaris MIND ID
Sepak Terjang Fuad Bawazier! Sempat Menjadi Bagian Rezim Abuse Power Masa Soeharto, Kini Duduki Posisi Komisaris Utama MIND ID
Sejatinya Berperan Sebagai Penjaga Moral, GUSDURian Nyatakan Sikap Tolak Izin Tambang Untuk Ormas Keagamaan
GUSDURian Menolak, Ketua Umum PBNU Menyambut Baik, Polemik Perbedaan Pendapat Terkait Izin Tambang Ormas Agama
Emil Salim Keponakan Agus Salim? Sosok Intelektual yang Terlibat Dalam Panitia Sembilan Perumus Dasar Negara