Dilansir SketsaNusantara.id dari laporan peneliti dari Academy of Sciences pada tahun 2014 lalu, diketahuu hanya ada 35 spesies Axolotl per kilometer persegi dan bahkan masuk dalam kategori hewan yang harus dilindungi dengan status critically endangered (erancam punah) oleh Internasional Union for Conservation of Nature (IUCN).
Namun, di Indonesia Axolotl dapat dibudidayakan dengan baik oleh Aquaxo, sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya Malang sehingga bisa diperjual belikan secara legal dengan harga yang kumayan tinggi.
Tak hanya memiliki banyak peminat domestik, Axolotl hasil budidaya Indonesia yang memiliki kualitas sangat baik pun masuk pangsa pasar luar negeri dan diekspor ke beberapa negara.
Budidaya Axolotl yang dikembangkan dengan baik oleh Aquaxo ini tak hanya mendatangkan keuntungan tetapi juga ikut membantu mengembangkan komoditi unik serta melestarikan dan menambah kekayaan ekosistem alam di dunia.***
Artikel Terkait
Kisah Sedih Dari Jepara, Tak Punya Tempat Tinggal Pria Paruh Baya dan Anak Memilih Tinggal di Gua Beralaskan Tikar
Duh! 4 Pria di Sukolilo Pati Jadi Korban Main Hakim Sendiri, Disangka Maling Padahal Mau Lacak Mobil Rental
Kronologi Kasus Pengeroyokan Pati, Bos Rental Mobil Asal Jakarta Tewas Dihajar Massa Usai Diteriaki Maling
Kasihan! Gadis Cilik Usia Masih 5 Tahun Ini Rela Jadi Tukang Tambal Ban di Pinggir Jalan Demi Sambung Hidup
Viral Video Seorang Wanita Paksa Balita Menghirup Vape, Netizen Heboh Sebut Sebagai Child Abuse
Putri Ariani Dituding Tak Profesional oleh Media Malaysia, Penyelenggara Konser Alan Walker Angkat Bicara, Ternyata…