Minggu, 19 Juli 2026

Mengenal Axolotl, Satwa Amfibi Salamander Unik Asal Mexico yang Terancam Punah pada Habitat Asalnya Namun Berkembang Sangat Baik di Indonesia

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 Juni 2024 | 18:15 WIB
Penampakan unik Satwa air Axolotl alias monster air asal Mexico yang berhasil dibudidayakan dengan baik di Indonesia (Pixabay/LaDameBucolique) (Pixabay/LaDameBucolique)
Penampakan unik Satwa air Axolotl alias monster air asal Mexico yang berhasil dibudidayakan dengan baik di Indonesia (Pixabay/LaDameBucolique) (Pixabay/LaDameBucolique)

SketsaNusantara.id - Pernahkah anda mendengar hewan bernama Axolotl? Satwa air satu ini memiliki tampilan yang unik sehingga menarik perhatian dan memiliki banyak penggemar di Indonesia.

Menariknya, Axolotl merupakan satwa asal Mexico dan terbilang langka dan hampir punah di habitat asalnya, namun ternyata berkembang sangat baik di Indonesia.

Seameo Biotrop (Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology), Lembaga regional yang berada di bawah struktur Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang bergerak dalam bidang penelitian biologi tropika, menyebut bahwa Axolotl (dibaca aksolotil) merupakan hewan amfibi berjenis salamander dengan tampilan unik seperti ikan yang memiliki kaki/tangan.

Baca Juga: Asian Values Masih Trending Topik, Ini 13 Contoh Nilai-Nilai Asia yang jadi Tren di Indonesia Versi Netizen

Satwa air yang memiliki nama latin Ambystoma Mexicanum atau yang dijuluki monster air dari Mexico ini memiliki ukuran tubuh mungil hanya sekitar 20 hingga 30 cm dengan bobot mencapai 60 - 110 gram saja.

Menariknya, Axolotl ini memiliki serangkaian insang yang berbentuk seperti tiga buah tanduk berbulu masing-masing terletak pada bagian kepala sisi kiri dan kanan, sedangkan bagian bawah terdapat dua buah kaki/tangan sehingga semakin menunjukkan ciri khasnya yang unik.

Axolotl termasuk kategori karnovira air yang memakan cacing, siput, bahkan ikan dan amfibi berukuran kecil dalam air.

Satwa air yang lucu dan menggemaskan ini juga memiliki kemampuan regenerasi luar biasa yang mampu menyembuhkan luka dan menumbuhkan kembali anggota tubuh dengan cepat.

Baca Juga: Kisah Sedih Dari Jepara, Tak Punya Tempat Tinggal Pria Paruh Baya dan Anak Memilih Tinggal di Gua Beralaskan Tikar

Tak heran, jika amfibi yang menghabiskan sebagian besar waktunya di air ini memiliki daya tahan tubuh kuat dan mampu bertahan hidup selama 10 hingga 15 tahun lamanya.

Axolotl memiliki warna asli hitam atau coklat, namun beberapa ada yang terlahir dalam kondisi albino lalu berkembang biak hingga menghasilkan peranakan warna lebih cerah mulai dari kuning hingga merah muda.

Peranakan berbagai jenis axolotl albino ini memiliki tampilan menarik dan berwarna-warni sehingga menjadi salah satu hewan peliharaan yang kini telah berhasil dibudidayakan dengan baik di Indonesia.

Pada habitat aslinya, populasi Axolotl di Mexico mengalami ancaman kepunahan lantaran adanya urbanisasi besar-besaran, serta beberapa faktor lainnya seperti kerusakan habitat akibat polusi air, perburuan liar hingga munculnya ikan invasif sebagai predator Axolotl.

Baca Juga: Apa Itu Teknologi XR di Video Klip Terbaru Judika feat Lesti Kejora? Single Bukan Karena Tak Cinta Makin Interaktif 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X