Suku Awyu dan Moi menggantungkan hidup mereka pada hutan adat tersebut, mulai dari mencari hasil pangan, air, hingga hasil hutan lainnya.
Sebelumnya, pejuang lingkungan hidup dari suku Awyu dan suku Moi sempat mendatangi gedung Mahkamah Agung pada Senin (27/5) silam.
Dengan mengenakan pakaian khas suku masing-masing, mereka menggelar doa serta ritual adat di depan gedung tersebut dengan harapan Mahkamah Agung berpihak kepada mereka dan mengeluarkan aturan yang dapat melindungi hutan adat mereka.***
Artikel Terkait
Letaknya Jauh di Puncak Bogor dan Konon Jadi Tempat Lahirnya Gagasan Hebat, Beginilah Suasana Tempat Kesayangan Presiden Pertama Indonesia
Bikin Heboh dan Kisruh Banget! Viral Ajang Lomba Senyum Mirip Gibran Rakabuming Raka yang Diadakan Universitas Tangerang Raya, Syaratnya Aneh Banget
Download 11 Link Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2024 Lengkap dengan Tema, Yuk Lestarikan Bumi!
Gus Jaddin Bakal Calon Perseorangan Diberi Waktu 5 Hari Perbaiki Syarat Pendaftaran di Pilkada Jember 2024
Jumlah Pupuk Meningkat Drastis, Serapan Petani Miris: Ini Penjelasan Pemkab Jember