Senada dengan hal tersebut, Pengawas Sekolah SD Puger Kulon 01 Yeni mendorong agar edukasi kebencanaan tidak hanya berhenti di satu sekolah.
"Harapan kami tentu ada tindak lanjut berkelanjutan di SD Puger Kulon 01. Tidak berhenti di sini, ilmu yang didapat juga bisa ditularkan ke sekolah lain. Mari bersama-sama kita wujudkan sekolah yang aman dari bencana," tutur Yeni di sela-sela kegiatan.
Kelancaran sesi interaktif ini juga tak lepas dari pendampingan intensif dua Pembina Palang Merah Remaja sekolah, Sri Purwaningsih dan Roni, yang aktif memfasilitasi anak-anak dalam menyerap materi.
Baca Juga: Mari Bersorak! 5 Yel-Yel Gerak Jalan 17 Agustus Seru Sambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia 2026
Sinergi lintas lembaga antara Palang Merah Jepang, PMI Kabupaten Jember, serta komunitas pendidikan ini diharapkan mampu mencetak karakter siswa yang tangguh, tanggap, dan paham akan langkah keselamatan sejak usia dini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Hadir di Program Bunga Desaku Tanggul, Aksi Donor Darah PMI Jember Himpun 31 Kantong dan Raih Apresiasi Bupati
Atasi Krisis Air Bersih di Pakusari, PMI Jember Salurkan 74 Ribu Liter Air Lewat 16 Kali Distribusi
Semarakkan Hari Koperasi, Aksi Donor Darah PMI Jember di Event JJS Dekopin Raih 49 Kantong Darah
Purna Tugas dari PMI Jember, Gigih Priyambodo Wariskan Rekam Jejak Panjang dan Dedikasi Kemanusiaan
Kejar Sertifikasi CPOB dan PUF BPOM, PMI Jember Lakukan Studi Banding ke UDD PMI Kota Surabaya