SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember berencana meluncurkan program Homecare, untuk bisa membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Layanan Homecare ini nantinya akan dilakukan secara door to door, agar masyarakat yang terhambat mobilitas atau keterbatasan ekonomi bisa agar bisa mendapatkan layanan kesehatan yang optimal.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD Jember, Achmad Dhafir Syah, memberikan apresiasi terhadap program Homecare yang tengah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
Menurutnya, inovasi layanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pelayanan medis, terutama bagi masyarakat di wilayah pelosok dan kelompok rentan.
"Ini menjadi langkah yang baik, agar pelayanan kesehatan secara merata khususnya bagi yang membutuhkan bisa dirasakan masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu 18 Juli 2026.
Dhafir mengatakan, keberadaan layanan Homecare akan membantu warga yang memiliki keterbatasan mobilitas, lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun masyarakat yang tinggal jauh dari puskesmas dan rumah sakit sehingga tetap dapat memperoleh pelayanan medis secara layak.
"Komisi D yang bermitra langsung dengan Dinas Kesehatan menilai program Homecare memiliki tujuan yang sangat mulia, yakni memperluas jangkauan layanan medis hingga ke pelosok desa serta mempermudah masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk mendapatkan perawatan tanpa harus mengantre di fasilitas kesehatan," imbuhnya.
Meski mendukung penuh pelaksanaannya, Dhafir mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan prasarana.
Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia (SDM) justru menjadi faktor paling penting agar pelayanan dapat berjalan secara maksimal.
Baca Juga: Reses DPRD Jember di Umbulsari, Hasan Basuki Terima Usulan Alsintan hingga Perbaikan Pagar Gereja
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan armada mobil operasional yang didistribusikan ke sejumlah puskesmas sebagai pendukung layanan Homecare.
"Namun, fasilitas tersebut harus diimbangi dengan pengelolaan tenaga kesehatan yang efektif agar pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami kendala," tuturnya.
Artikel Terkait
DPRD Jember Pelajari TPST BLE Banyumas, Solusi Atasi Darurat Sampah di TPA
Kunjungan Wisatawan ke Jember Tembus 1,8 Juta, DPRD Jember Dorong Sektor Pariwisata Lakukan Inovasi dan Perbaikan Infrastruktur
Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional, DPRD Jember Dorong Pembenahan Kualitas 2 Stadion dan Fasilitas Olahraga
ASN Promosi Daerah, DPRD Jember Minta Pemkab Mengedepankan Pendekatan Persuasif
SPPG Berhenti Beroperasi, Wakil Ketua DPRD Jember Dorong Segera Evaluasi Penerima Manfaat MBG agar Lebih Tepat Sasaran
Tanggapi Isu Penghentian Program MBG, Politisi Gerindra DPRD Jember: Bukan Ditutup Tapi Harus Ada Evaluasi di Masing-Masing SPPG
Gus Fawait Sodorkan Enam Raperda Strategis ke DPRD Jember, Fokus Lompatan Ekonomi dan Penataan Kota
Reses DPRD Jember di Umbulsari, Hasan Basuki Terima Usulan Alsintan hingga Perbaikan Pagar Gereja
Rencana Pembangunan PLTSa di TPA Pakusari, DPRD Jember Minta Segera Ambil Langkah Konkret Pengolahan Sampah
Dukung Pemkab Luncurkan Program Homcare, DPRD Jember Dorong Pelayanan Kesehatan Bisa Menyentuh Plosok Desa