SketsaNusantara.id – Musibah kebakaran melanda sebuah hunian milik warga di Dusun Demangan, RT 02 RW 14, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember pada Rabu 15 Juli 2026 dini hari.
Meski tidak memicu adanya korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tersebut menyebabkan kerusakan cukup serius pada struktur atap dan menghanguskan sebagian besar perabotan di dalam rumah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa amukan si jago merah baru berhasil diredam sekitar satu setengah jam kemudian setelah armada Pemadam Kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi dengan dibantu gotong royong warga setempat.
Baca Juga: Kukuhkan Destana Sempusari, BPBD Jember Targetkan Pembentukan Destana Keltana Rampung September 2026
"Saat api mulai membesar dan menjalar ke bagian atap sekitar pukul tiga pagi, pemilik rumah, Bapak Adfertino (39), sedang tidak berada di kediamannya. Hal ini membuat tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Api sendiri berhasil dipadamkan total sekitar pukul 04.30 WIB," ujar Edy.
Terkait penyebab pasti kebakaran yang melahap rumah yang dihuni oleh dua jiwa tersebut, Edy menjelaskan bahwa saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam di TKP.
Begitu menerima laporan resmi pada pagi harinya pukul 09.45 WIB, personel BPBD Jember langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat (asesmen) sekaligus menyalurkan bantuan logistik darurat guna meringankan beban korban.
Baca Juga: BPBD Jember Bergerak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Tiga Kecamatan
Tim Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) juga telah diterjunkan ke lapangan untuk menghitung total kerugian materiil yang dialami korban.
"Kami telah mendistribusikan bantuan stimulan untuk kebutuhan dasar keluarga terdampak. Paket bantuan yang disalurkan meliputi bahan pokok makanan (sembako), makanan siap saji, lauk pauk, paket kebersihan keluarga, selimut, dua paket sandang pakaian, serta selembar terpal untuk penutup atap sementara," tambah Edy.
Pasca-insiden tersebut, BPBD Jember melaporkan bahwa situasi di lokasi kejadian kini sudah sepenuhnya aman dan kondusif. Kendati demikian, Edy Budi Susilo tetap mengimbau masyarakat luas untuk memperketat kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang dipicu oleh masalah kelistrikan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Intai Puncak Mudik, BPBD Jember Ingatkan Para Wisatawan untuk Waspada
"Kami meminta warga untuk lebih jeli mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing guna mengantisipasi korsleting yang kerap menjadi pemicu kebakaran. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat agar segera melakukan langkah penanganan pascabencana bagi keluarga korban," pungkasnya.
Artikel Terkait
Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak
Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Ambruk di Dua Kecamatan, BPBD Jember Salurkan Bantuan
BPBD Jember Petakan 27 Titik Kerusakan Infrastruktur Pasca Bencana, Prioritaskan Rekonstruksi Dinding Penahan Tanah
Cuaca Ekstrem Terjang Mayang, BPBD Jember: Dua Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang
Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur
Cegah Bencana, BPBD Jember dan Relawan Petakan Risiko Bencana di Kawasan Danau Tunjung Jember
Cuaca Ekstrem Intai Puncak Mudik, BPBD Jember Ingatkan Para Wisatawan untuk Waspada
Pohon Trembesi Tua Tumbang hingga Tutupi Jalan, BPBD Jember Lakukan Pembersihan
BPBD Jember Bergerak Cepat Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Tiga Kecamatan
Kukuhkan Destana Sempusari, BPBD Jember Targetkan Pembentukan Destana Keltana Rampung September 2026