Jumat, 26 Juni 2026

Gerah Usai Dituding Terkait dengan Partai Politik, Tiyo Ardianto Justru Pertanyakan Kredibilitas Aliansi BEM Bersatu: Organisasinya Tidak Pernah Ada

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 26 Juni 2026 | 06:30 WIB
Potret Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM menanggapi tudingan miring sebagai pengalihan isu dan penggiringan opini publik yang bisa memecah suara mahasiswa dalam menyampaikan kritik pada pemerintah (Instagram @tiyoardianto_)
Potret Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM menanggapi tudingan miring sebagai pengalihan isu dan penggiringan opini publik yang bisa memecah suara mahasiswa dalam menyampaikan kritik pada pemerintah (Instagram @tiyoardianto_)

Mahasiswa berusia 23 tahun itu kemudian menyinggung sejumlah temuan yang menurutnya menimbulkan tanda tanya besar terhadap validitas aliansi tersebut.

Mulai dari sosok yang disebut sebagai pengurus mahasiswa aktif ternyata telah berstatus alumni, hingga adanya klaim ketua organisasi mahasiswa dari kampus yang disebut tidak memiliki struktur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Tiyo pun menilai berbagai tudingan miring yang diarahkan padanya itu sebagai pengalihan isu untuk menggiring opini publik yang mencoreng nama baiknya.

"Ada yang sudah bukan mahasiswa tapi masih mengaku mahasiswa. Ada yang bukan ketua BEM tapi mengaku ketua BEM. Bahkan yang paling lucu ada kampus yang tidak memiliki BEM, tapi ada yang mengaku sebagai ketuanya," tandasnya.

"Organisasinya saja tidak ada, kok mengaku sebagai ketuanya. Ini harus menjadi catatan bagi pihak-pihak yang ingin melakukan penggiringan opini maupun fitnah," lanjutnya.

Baca Juga: Heboh, Mobil Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dipasang Alat Pelacak, Terungkap Gara-gara Notifikasi di HP

Sebelumnya, Tiyo juga sempat mengunggah konten di akun Instagram pribadinya yang membahas berbagai kejanggalan terkait Aliansi BEM Bersatu.

"Gerakan mahasiswa yang seharusnya murni lahir dari rahim kajian, data, dan keresahan masyarakat. Namun, apa jadinya jika sebuah aliansi muncul ke publik membawa narasi besar, tapi fondasi identitasnya justru dipenuhi klaim fiktif?" tulisnya dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @tiyoardianto_.

Dalam unggahan tersebut, ia menyoroti munculnya sejumlah klarifikasi dari organisasi mahasiswa yang namanya disebut dalam konferensi pers aliansi BEM Bersatu

Beberapa organisasi mahasiswa bahkan secara terbuka menyatakan tidak pernah mengirimkan perwakilan maupun memberikan mandat kepada pihak yang mengatasnamakan mereka.

Baca Juga: Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diduga Terima Teror Usai Kritik Program MBG, Soroti Dugaan Mesin Ekonomi Borjuis

"Konferensi pers Aliansi BEM Bersatu baru-baru ini memicu tanda tanya besar. Berniat mengkritik gerakan mahasiswa lain yang dituduh 'ditunggangi', aliansi ini justru tersandung blunder fatal mereka sendiri," ujarTiyo dalam caption unggahannya.

"Mulai dari pencatutan nama pengurus di UBSI dan UNJ yang langsung dibantah oleh pihak internal, hingga klaim paling tidak masuk akal: mencantumkan nama Ketua BEM FEB UNPAM, padahal kampus Universitas Pamulang secara struktural tidak pernah memiliki lembaga bernama BEM," sambungnya.

Fenomena tersebut sempat memicu perdebatan di kalangan mahasiswa dan ramai jadi perbincangan warganet di media sosial. 

Publik pun mempertanyakan validitas representasi Aliansi BEM Bersatu yang menilai polemik tersebut berpotensi mengalihkan fokus dari substansi kritik mahasiswa terhadap kebijakan pemerintah.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @tiyoardianto_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X