Jumat, 19 Juni 2026

Haflah Menggunakan Empat Bahasa, Siswa MI di Jombang Ini juga Luncurkan Buku Antologi "Cahaya Pena"

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Kamis, 18 Juni 2026 | 19:45 WIB
Para murid berprestasi saat acara haflah. (SketsaNusantara.id)
Para murid berprestasi saat acara haflah. (SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Kesan unik dilakukan Madrasah Ibtidaiyah Perguruan Mualimat (MIPM) Cukir Diwek, Jombang. Peringatan akhir tahun pelajaran (haflah) dilaksanakan dengan menggunakan empat bahasa. Ada Bahasa Inggris, Arab, Jawa dan Indonesia. Bahkan juga digelar launching buku baru berjudul Cahaya Pena.

Buku ini berisi tulisan dari 113 siswa yang lulus. Baik kisah persahabatan, pengalaman belajar serta perjalanan yang tak terlupakan selama menempuh pendidikan di MIPM Cukir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Pengawas Madrasah PPAI Kecamatan Diwek, jajaran pengurus dan Ketua Yayasan Badan Wakaf KH. M. Adlan Aly, KH. Drs. Syamsudi Ali, M.Pd.I, tokoh masyarakat, serta wali murid dari kelas I hingga kelas VI.

Baca Juga: Kasus Haji Kian Panas, KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang ke Pansus DPR dan Ungkap Peran Sosok Berinisial ZA

Rangkaian acara haflah menggunakan empat bahasa ini merupakan bentuk implementasi pendidikan literasi dan penguatan kompetensi berbahasa yang selama ini dikembangkan di lingkungan madrasah.

Kepala MIPM Cukir, Akhmad Yassin Andy Koesmayni, menegaskan bahwa Haflah bukan akhir dari perjalanan pendidikan para siswa. “Haflah Akhirussanah ini bukanlah perpisahan, melainkan awal dari perjuangan yang masih sangat panjang. Teruslah belajar, berkarya dan menjaga akhlak di mana pun kalian berada,” ujarnya, Kamis 18 Juni 2026.

Ali Masyharuddin, salah satu walimurid kelas VI, menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku antologi karya siswa yang dinilainya menjadi kenangan berharga bagi para lulusan.

Baca Juga: Gus Irfan Laporkan Hasil Haji 2026 ke Prabowo, Ada Kabar Baik soal Visa, Hotel, dan Layanan Jamaah Indonesia

"Saya sangat mengapresiasi launching buku karya siswa kelas VI ini. Semoga menjadi kenangan indah yang selalu diingat oleh anak-anak selama menempuh pendidikan di MIPM Cukir,” ungkapnya.

Pengawas Madrasah Kecamatan Diwek, Saiful Hadi, menyebut haflah akhirussanah sebagai momentum yang istimewa dan penuh kesan bagi para lulusan. "Selamat dan sukses atas terselenggaranya Haflah Akhirussanah dengan tema yang luar biasa ini," tuturnya.

Dia mengajak seluruh civitas madrasah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan seiring dengan besarnya jumlah peserta didik yang dimiliki madrasah tersebut.

Baca Juga: KPK Resmi Setop Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG, Pernyataan Ketua KPK soal Langkah Kejagung Jadi Sorotan

"Madrasah swasta dengan jumlah siswa terbanyak di Kabupaten Jombang ini harus terus diimbangi dengan peningkatan mutu pendidikan melalui kerja keras, kerja sama, dan kolaborasi untuk mewujudkan madrasah yang maju, bermutu dan mendunia,” pesannya.

Pada penghujung acara, Ketua Yayasan Badan Eakaf KH Adlan Aly, KH Syamsudi Ali, menyampaikan tausiyah pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X