Rabu, 1 Juli 2026

Kemenag - Disdik Kota Blitar Gelar Workshop, Ajak Guru Terbitkan Buku Antologi

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Rabu, 13 Mei 2026 | 18:40 WIB
Peserta workshop teknik penulisan bagi guru PAI dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas yang diselenggarakan Kemenag dan Disdik Kota Blitar (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)
Peserta workshop teknik penulisan bagi guru PAI dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas yang diselenggarakan Kemenag dan Disdik Kota Blitar (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)

SketsaNusantara.id - Budaya menulis di kalangan guru masih rendah. Terlebih menulis buku dan menerbitkannya sebagai bahan bacaan secara luas.

Ini mendorong Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Blitar, Rabu 13 Mei 2026). Kedua institusi menggelar workshop teknik penulisan bagi para Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. (H.C)., Dr. Muhammad Nur Alam Fajar Syam, guru PAl dari SMAN 4 Kota Blitar. Agenda ini menargetkan para guru memiliki bekal keterampilan menulis, khususnya dalam menyusun buku berstandar antologi.

Baca Juga: ‎10 Ucapan Peringatan Hari Raya Waisak 2026, Kalimat Doa dan Bermakna Cocok Bagikan di Instagram Bareng Foto Terbaru!

Sebanyak 86 GPAl jenjang SD, SMP, SMA dan SMK dari Kota Blitar menjadi peserta. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi hingga berakhir. Mulai sesi materi dasar hingga praktek menulis.

Kepala Kemenag Kota Blitar, Dr. Mohammad Kanzul Fathoni berharap para guru memiliki bekal keterampilan menulis yang memadai. Ia menekankan pentingnya kemampuan literasi bagi tenaga pendidik. "Tidak hanya sebagai sarana pengembangan diri, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam dunia pendidikan," ujarnya.

Tradisi menulis, lanjutnya, harus dipaksa agar menjadi bisa. "Saya pun hingga sekarang sudah menerbitkan beberapa karya buku ber-ISBN," ujarnya.

Baca Juga: Daftar Link Twibbon Hari Raya Waisak 2026 Terbaru, Persiapan Merayakan Versak Day di Story Media Sosial Pada 30 Mei!

“Saya berharap, Prof Alam bisa menularkan pengalaman dan kesuksesan dalam membuat karya tulis ataupun buku kepada para peserta,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Didin Alinurdin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar. "Saya turut menyambut baik penyelenggaraan workshop ini,” ujarnya. Dia berharap dengan hadirnya Prof. Alam bisa menjadi gudang ilmu yang bisa berbagi dengan mudah.

Dirinya menambahkan, keberadaan penulis dari kalangan pendidik sangat penting untuk memperkaya literatur pendidikan. "Bahkan sudah berkomunikasi dengan kepala dinas perpustakaan dan bisa dijadikan tambahan referensi," imbuhnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game saat Rapat, Badan Kehormatan Parlemen Belum Terima Laporan

Saat memaparkan materi, Prof Alam mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Ia menekankan bahwa menulis bukan hal yang sulit selama seseorang memahami teknik dan memiliki kemauan untuk memulai.

“Menulis itu gampang asalkan tahu tekniknya dan hari ini kita akan membuktikan bahwa hanya dalam satu hari kita mampu menghasilkan karya buku ber-QRCBN,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X