"Gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Sausu dan tidak berpotensi tsunami," ungkap BMKG dalam situs resminya.
"Hasil monitoring hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sudah 20 kali gempa susulan dengan magnitudo mencapai 5,1 SR," tulisnya.
BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Waspada kemingkunan terjadinya gempa susulan dengan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa," ujarnya.
"Jangan terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan pastikan untuk terus memantau informasi hanya dari kanal resmi BMKG," pesannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Cuma Hoaks, BMKG Bantah Beredarnya Kabar Cilacap dan 12 Kota di Jawa Tengah yang Diprediksi Akan Terdampak Gempa Megathrust, Begini Penjelasannya
Gempa 6,3 Magnitudo Guncang Bengkulu, BMKG Ungkap Penyebab hingga Potensi Terjadinya Tsunami, Berpusat di Zona Megathrust?
Mengapa Bengkulu Sering Diguncang Gempa? Sejarah, Potensi Megathrust hingga Ancaman Tsunami Menurut BPBD Bengkulu
Menghadapi Ancaman Megathrust, Sibat PMI Jember Lakukan Reboisasi dan Sosialisasi Mitigasi di Pesisir Selatan
Penjelasan BMKG Usai Keluarkan Peringatan Dini Pasca Gempa 7,7 SR Guncang Filipina, Sulut hingga Malut Mengalami Tsunami Kecil, Begini Kondisinya