SketsaNusantara.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami pasca gempa bumi mengguncang Filipina pada hari Senin, 8 Juni 2026.
Mengutip dari Reuters, tercatat gempa bumi terjadi sekitar pukul 06:32 waktu setempat dengan pusat atau episenter berada di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina dengan kedalaman sekitar 67 kilometer.
Tak lama kemudian, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami terutama untuk Sulawesi Utara (Sulut), hingga Maluku Utara (Malut), Kalimantan Timur (Kaltim) dan sekitarnya.
"Peringatan Dini Tsunami untuk seluruh wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Gorontalo, Sulawesi tengah Maluku Utara, hingga Kalimantan Timur pasca gempa magnitudo 7,7 SR dengan lokasi episenter 5.69LU, 125.05BT, pusat gempa di laut hingga kedalaman 47 km," tulis BMKG dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Instagram @infombmkg.
Gempa bumi bahkan dikabarkan mencapai magnitudo 8,2 SR. Guncangan juga dirasakan di sejumlah wilayah terutama di Sulawesi Utara dan Maluku Utara yang cukup dekat dengan pusat gempa.
Warganet yang tinggal di Kabupaten Talaud mengaku merasakan guncangan cukup kencang, begitu pula dengan Morotai dan Halmahera hingg Gorontalo.
Gempa berkekuatan sangat besar juga telah memicu datangnya gelombang tsunami kecil dengan ketinggian maksimal 18-75 cm di beberapa wilayah pesisir Indonesia.
Secara berkala, BMKG mengabarkan kondisi pesisir di Desa Kedi, Halmahera Barat, Maluku Utara, terdeteksi kenaikan air laut mencapai daratan 0.09 meter, disusul Ulu Siau setinggi 0.18 meter dan Melonguane di Kabupaten Talaud, setinggi 0.19 meter pada pukul 07:27 WIB.
Beberapa menit kemudian BMKG mendeteksi tsunami kecil di Paleleh, Sulteng, dengan ketinggian air leut mencapai 0.45 meter.
Sementara itu di Sulut, terdeteksi tsunami minor di Tahuna, pada pukul 06:58 WIB setinggi 0.3 meter, disusul Tanjung Sidupa dengan ketinggian air 0.32 meter dan cukup parah di Taleng dengan ketinggian 0.75 meter.
Artikel Terkait
Viral di Sulawesi Selatan! Kronologi Pencurian Sejumlah Komponen Alat Pendeteksi Gempa dan Tsunami, Netizen: Mau Ngukur Getaran Apa Sih?
Gempa 6,3 Magnitudo Guncang Bengkulu, BMKG Ungkap Penyebab hingga Potensi Terjadinya Tsunami, Berpusat di Zona Megathrust?
Mengapa Bengkulu Sering Diguncang Gempa? Sejarah, Potensi Megathrust hingga Ancaman Tsunami Menurut BPBD Bengkulu
4 Himbauan BMKG Pasca Gempa Rusia 8,7 M yang Berpotensi Tsunami di Indonesia, Daryono: Belajar dari Tsunami Tohoku
Waspada! Ini Daftar 10 Daerah di Indonesia yang Berpotensi Tsunami Dampak dari Gempa Bumi Rusia
Heboh! 5 Paus Beluga Ditemukan Terdampar Sebelum Rusia Dilanda Gempa dan Tsunami, Benarkah Jadi Naluri Almiah Hindari Bencana? Ini Pendapat Para Ahli