Kamis, 4 Juni 2026

Batigo Fest 2026 Bikin Heboh Padang, Festival 2 Hari Ini Punya Misi Besar Dorong Kota Gastronomi Dunia dan Bangkitkan Pariwisata

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 3 Juni 2026 | 20:30 WIB
Komunitas Kreatif Kupi Batigo sukses menggelar festival pada 30-31 Mei 2026. (Dok. ICCN)
Komunitas Kreatif Kupi Batigo sukses menggelar festival pada 30-31 Mei 2026. (Dok. ICCN)

SketsaNusantara.id - Sebuah festival tidak selalu hanya tentang hiburan. Di Kota Padang, sebuah kegiatan lintas komunitas justru hadir membawa misi yang lebih luas. Mulai dari penguatan ekonomi kreatif, pengembangan kuliner lokal, hingga upaya mendorong kebangkitan sektor pariwisata daerah.

Komunitas Kreatif Kupi Batigo sukses menggelar Batigo Fest pada 30–31 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kupi Batigo Creative Space dan menjadi ruang berkumpulnya berbagai komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.

Festival ini dirancang sebagai wadah pertunjukan, kolaborasi, dan pengembangan komunitas. Melalui konsep lintas sektor, Batigo Fest menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan pengembangan kapasitas masyarakat.

Baca Juga: Pajak Royalti Penulis Turun Jadi 1,5 Persen, ICCN Sebut Kebijakan Ini Bisa Ubah Masa Depan Industri Penerbitan

Batigo Fest merupakan agenda rutin yang diinisiasi Komunitas Kreatif Kupi Batigo. Tahun ini, festival tersebut membawa tiga tujuan utama yang berkaitan dengan penguatan ekosistem lokal di Kota Padang dan Sumatera Barat.

Tujuan pertama adalah mendukung persiapan Kota Padang menuju Kota Gastronomi Dunia. Melalui berbagai kegiatan yang berfokus pada kuliner dan UMKM, festival ini berupaya memperkuat posisi sektor gastronomi sebagai salah satu potensi unggulan daerah.

Tujuan kedua berkaitan dengan upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata Sumatera Barat setelah berbagai tantangan yang muncul akibat bencana. Festival ini menjadi salah satu ruang diskusi dan promosi untuk memperkenalkan kembali potensi wisata daerah kepada masyarakat.

Baca Juga: ICCN Perkenalkan Indonesia Culture Festival, Kolaborasi Kota Kreatif hingga Living Museum Jadi Sorotan Baru

Sementara itu, tujuan ketiga adalah memperkuat sinergi antar-komunitas kreatif. Berbagai komunitas yang bergerak di bidang berbeda dipertemukan dalam satu ruang kolaborasi untuk membangun jaringan yang lebih kuat.

PIC Komunitas Kreatif Kupi Batigo, Nurdin Hamzah Hidayat, menegaskan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mendukung perkembangan daerah.

"Kami berharap Batigo Fest dapat menjadi wadah pertunjukan kreativitas yang berdampak langsung dalam pergerakan ekonomi kreatif, pariwisata, dan kebudayaan di Padang. Lewat sinergi antar-komunitas, kita bisa bersama-sama mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan pariwisata daerah," ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, Batigo Fest menghadirkan lima kegiatan utama yang melibatkan berbagai kalangan. Salah satunya adalah Bazaar Gastronomi Market Day yang menampilkan beragam kuliner khas serta produk lokal unggulan dari pelaku usaha daerah.

Selain itu, terdapat Talkshow UMKM dengan tema “Sudah Siapkah Kota Padang Menuju Padang Kota Gastronomi Dunia”. Diskusi tersebut menjadi sarana memetakan kesiapan pelaku usaha lokal dalam mendukung visi gastronomi kota.

Batigo Fest juga menghadirkan Talkshow Pariwisata yang membahas potensi wisata Sumatera Barat pasca-bencana. Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan mengenai strategi pemulihan dan pengembangan destinasi wisata daerah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X