Kegiatan lainnya adalah Permainan Rakyat bersama Komunitas Bermain Padang. Aktivitas tersebut bertujuan melestarikan permainan tradisional sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda.
Suasana festival semakin meriah melalui penampilan Live Acoustic dari grup seniman lokal R2Coustic. Pertunjukan musik tersebut menghadirkan hiburan yang edukatif bagi para pengunjung.
Kesuksesan Batigo Fest turut didukung berbagai pihak yang memiliki visi serupa. Dukungan datang dari Kupi Batigo Creative Space, Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Bajamba Community, Gojo Padang, serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang.
Melalui kolaborasi antara komunitas, akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah, Batigo Fest diharapkan terus berkembang sebagai ruang lahirnya inovasi baru. Festival ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kreatif serta mendukung kemajuan Sumatera Barat secara berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
ICCN Buka Pendaftaran IP Kreatif 2026, Dari Ide hingga Produk Siap Komersial Bisa Ikut Program Kolaborasi
Film Pelangi di Mars Tayang Hari Ini 18 Maret 2026, ICCN Ajak Publik Dukung Karya Animasi Anak Bangsa di Bioskop
Buruan Daftar, ICCN Buka Researcher Pool 2026 untuk Akademisi dan Peneliti, Ini Fokus Riset dan Tahapan Lengkapnya
ICCN Ungkap Masalah Mendasar Ekonomi Kreatif, Dari Sistem Pengadaan hingga Penilaian Karya yang Dinilai Keliru
Langkah Baru ICCN, Gandeng Greeneration Foundation untuk Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Keberlanjutan