Sabtu, 18 Juli 2026

ICCN Perkenalkan Indonesia Culture Festival, Kolaborasi Kota Kreatif hingga Living Museum Jadi Sorotan Baru

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Selasa, 26 Mei 2026 | 19:30 WIB
Indonesia Creative Cities Network (ICCN) resmi menghadirkan Indonesia Culture Festival (ICF).  (Dok. ICCN)
Indonesia Creative Cities Network (ICCN) resmi menghadirkan Indonesia Culture Festival (ICF). (Dok. ICCN)

SketsaNusantara.id - Indonesia Creative Cities Network atau ICCN resmi menghadirkan Indonesia Culture Festival (ICF) sebagai platform kolaborasi budaya nasional.

Program tersebut dirancang untuk menghubungkan kota dan kabupaten kreatif di Indonesia dalam satu ekosistem berkelanjutan.

ICF tidak hanya diposisikan sebagai festival budaya tahunan. Platform tersebut juga dibangun untuk memperkuat sektor pariwisata, ekonomi kreatif, pendidikan, hingga pembangunan kawasan berbasis komunitas.

Baca Juga: Resmi! ICCN Buka Open Submission Festival Kreatif 2026, Ajak Festival Lokal untuk Berkolaborasi dan Go Nasional

Melalui pendekatan lintas sektor, ICCN ingin menghadirkan sistem kerja bersama yang melibatkan berbagai pihak. Komunitas, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, media, hingga jejaring kreatif nasional disebut menjadi bagian penting dalam pengembangan program tersebut.

Ketua Harian ICCN, Vicky Arief Herinadharma, mengatakan ICF hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat identitas kawasan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui budaya.

“ICF kami hadirkan bukan hanya sebagai festival budaya, tetapi sebagai platform kolaborasi yang dapat mempertemukan komunitas, pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam satu ekosistem pembangunan budaya yang hidup dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: ICCN dan Pemkot Padang Mulai Susun Strategi Besar Demi Status Kota Gastronomi UNESCO

Menurut Vicky, festival budaya saat ini perlu berkembang menjadi instrumen pembangunan kawasan berbasis komunitas. Pendekatan itu disebut mengedepankan prinsip kemandirian, keberlanjutan, dan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

ICF sendiri merupakan pengembangan dari konsep Indonesia Culture & Creative Festival yang sebelumnya lebih fokus pada agenda festival budaya. Dalam pengembangannya, ICCN kemudian memperluas fungsi program menjadi platform kolaborasi lintas sektor.

Deputi 2 Ekosistem Kreatif dan Pembangunan Perkotaan ICCN, Zandri Aldrin Tuhepaly, menjelaskan ICF dirancang sebagai hub agregasi jejaring kota dan kabupaten kreatif Indonesia.

Konsep tersebut menggunakan pendekatan “District Fest Aggregation” yang memungkinkan berbagai festival lokal dan program budaya terhubung dalam satu sistem kolaborasi nasional.

“Kami ingin membangun sistem jejaring yang memungkinkan festival lokal, living museum, creative hub, hingga program budaya berbasis komunitas dapat saling terhubung tanpa kehilangan identitas khas daerah masing-masing,” jelasnya.

Dalam implementasinya, ICF dikembangkan sebagai festival berbasis dampak. Program tersebut dirancang menghasilkan perubahan nyata melalui penguatan budaya dan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X