Menurut Anies, penampilan Dino saat itu berhasil menunjukkan kemampuan diplomasi Indonesia di tengah situasi internasional yang tidak mudah.
"Di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia, diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal," sambungnya.
Anies juga mengenang kembali pertemuannya dengan Dino Patti Djalal saat menempuh pendidikan doktoral di Northern Illinois University, Amerika Serikat.
Lagi-lagi, Anies memuji sosok Dino Patti Djalal yang dinilai cerdas serta mampu menangani persoalan rumit dengan caranya yang khas.
Baca Juga: Eks Wamenlu Dino Patti Djalal Nilai Rencana Prabowo Terbang ke Teheran Tak Realistis, Singgung Hubungan Indonesia-Iran
"Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11," sambungnya.
"Yang kami temui adalah diplomat muda yang cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dengan ketenangan diplomatik yang sulit ditiru," tuturnya.
Tak hanya menyoroti kapasitas pribadi Dino, Anies juga mengingat kontribusinya dalam membangun diplomasi Indonesia melalui berbagai inisiatif.
Salah satunya adalah penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles pada 2012 ketika Dino menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.
Ayah 4 anak itu juga menyinggung salah satu prestasi Dino Patti Djalal sebagai pendiri FPCI (Foreign Policy Community of Indonesia). Lembaga tersebut berkembang pesat menjadi organisasi/komunitas kebijakan luar negeri non-pemerintah terbesar di Indonesia dan rutin menggelar konferensi hubungan internasional skala dunia.
"Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yang ia undang," lanjut Anies.
"Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yang ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global," terangnya.
Di akhir tulisannya, Anies kembali menegaskan bahwa Dino Patti Djalal merupakan sosok yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia diplomasi dan politik luar negeri Indonesia.
"Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg," tulisnya.
Pria yang akrab disapa Abah itu menilai kecintaan Dino Patti Djalal terhadap politik luar negeri Indonesia yang selama ini telah ditunjukkan melalui dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun.
Artikel Terkait
Sorotan Tajam Anies Baswedan atas Klaim Presiden Prabowo Angka Kemiskinan dan Pengangguran Turun: Lah Kok Bisa?
Sambut Hari Sumpah Pemuda, Anies Baswedan Ajak Anak Muda Indonesia untuk Menjaga Nama Baik Indonesia: ‘Hampir Satu Abad, Semangat Itu Masih Menyala’
Sentil Oxford, Anies Baswedan Sebut Tim Peneliti Indonesia yang Ikut Menemukan Rafflesia Hasseltii Bukan Sekedar NPC, Ternyata Begini Maksudnya
Refleksi Akhir Tahun Anies Baswedan Sebut 2025 Bak 'Guru Killer', Netizen Kembali Ungkit Nilai 11/100 dan Sampaikan Harapan Ini untuk Pemerintah
Anies Baswedan Ingatkan Kembali 10 Poin Isi Kesepakatan Dasasila Bandung, Tekankan Indonesia Jaga Perdamaian di Tengah Ketegangan Konflik Timur Tengah
Anies Baswedan Kecam Serangan Israel yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon, Desak PBB Menindak Tegas Pelanggaran Hukum yang Dilakukan Netanyahu