Minggu, 19 Juli 2026

Lahir 8 Juni 1921 dan Mengaku Hanya Anak Desa, Bagaimana Soeharto Menjadi Penguasa Indonesia Selama 32 Tahun?

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 Juni 2026 | 21:00 WIB
Potret Presiden RI ke 2 Soeharto yang dinilai layak oleh Hasan Nasbi untuk menjadi Pahlawan Nasional.  (Soehartolibrary.id)
Potret Presiden RI ke 2 Soeharto yang dinilai layak oleh Hasan Nasbi untuk menjadi Pahlawan Nasional. (Soehartolibrary.id)

SketsaNusantara.id - Tanggal 8 Juni selalu menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia.

Pada tanggal tersebut, Soeharto lahir di Kemusuk, Yogyakarta, 8 Juni 1921 sebelum kemudian menjadi Presiden kedua Republik Indonesia.

Namanya tidak hanya dikenal sebagai pemimpin dengan masa jabatan terlama di Indonesia.

Baca Juga: Titiek Soeharto Umur Berapa? Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat yang Manis di Momen Ulang Tahunnya

Soeharto juga menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh sekaligus paling banyak dibahas dalam sejarah politik nasional.

Lebih dari dua dekade setelah wafatnya, warisan Soeharto masih menjadi bahan diskusi. Sebagian masyarakat mengingat pembangunan yang berlangsung pada masanya, sementara sebagian lain menyoroti karakter pemerintahan Orde Baru yang dikenal sangat terpusat.

Soeharto lahir dari keluarga sederhana di lingkungan pedesaan Yogyakarta. Latar belakang tersebut kemudian menjadi bagian penting dari citra dirinya selama berkiprah di dunia politik dan pemerintahan.

Baca Juga: Mangkrak Sejak Reformasi, Perumahan Tommy Soeharto Ini Boleh Ditinggali Gratis

Dalam buku biografi Anak Desa karya O.G. Roeder, Soeharto pernah menggambarkan dirinya sebagai haya hanya anak desa. Ungkapan tersebut kemudian melekat kuat dan kerap digunakan untuk menggambarkan asal-usul kehidupannya sebelum menjadi tokoh nasional.

Perjalanan hidup Soeharto dimulai dari dunia militer. Pada masa pendudukan Jepang dan awal kemerdekaan Indonesia, ia terlibat dalam berbagai kegiatan militer yang kemudian membentuk kariernya di lingkungan angkatan bersenjata.

Kariernya terus berkembang setelah Indonesia merdeka. Berbagai jabatan militer strategis pernah diembannya hingga namanya semakin dikenal dalam lingkungan pemerintahan nasional.

Perubahan besar terjadi pada pertengahan 1960-an ketika Indonesia mengalami gejolak politik. Dalam periode tersebut, posisi Soeharto semakin menguat hingga akhirnya dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 1968.

Masa pemerintahannya kemudian dikenal dengan sebutan Orde Baru. Di bawah kepemimpinannya, Indonesia menjalankan berbagai program pembangunan yang mencakup sektor pertanian, pendidikan, infrastruktur, dan ekonomi.

Pada era tersebut, pemerintah juga mendorong berbagai program modernisasi yang berdampak pada perubahan sosial dan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi pada sejumlah periode menjadi salah satu aspek yang sering dikaitkan dengan pemerintahan Soeharto.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X