SketsaNusantara.id - Masjid Istiqlal mengambil langkah baru dalam pelaksanaan distribusi daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Tahun ini, masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut memutuskan tidak lagi membagikan daging kurban secara langsung kepada masyarakat perorangan.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk menghindari penumpukan massa yang kerap terjadi saat pembagian daging kurban berlangsung. Pemerintah dan pengelola Masjid Istiqlal menilai antrean panjang warga berpotensi memicu kericuhan dan mengganggu ketertiban.
Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengatakan distribusi daging kurban tahun ini akan dilakukan melalui lembaga resmi yang telah terverifikasi panitia.
“Tapi sekali lagi, kita tidak membagi orang perorangan di Istiqlal,” kata Nasaruddin Umar, Senin 25 Mei 2026.
Menurutnya, sistem distribusi baru ini dirancang agar proses penyaluran daging kurban menjadi lebih tertib, tepat sasaran, dan aman. Nantinya, daging kurban akan disalurkan kepada yayasan sosial, masjid, musala, hingga lembaga kemasyarakatan di wilayah Jabodetabek.
Namun tidak semua lembaga bisa menerima distribusi tersebut. Panitia terlebih dahulu melakukan proses seleksi dan verifikasi terhadap proposal yang diajukan oleh masing-masing lembaga penerima.
Baca Juga: DKPPP Kabupaten Jember Periksa 32 Lapak Hewan Kurban, Pastikan Kondisi dalam Keadaan Sehat
Dengan mekanisme ini, pihak Masjid Istiqlal berharap distribusi daging kurban dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan tanpa harus menimbulkan kerumunan besar di area masjid.
Selain fokus pada pola distribusi, pengelola Masjid Istiqlal juga memastikan proses penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan standar kebersihan dan syariat yang ketat.
Nasaruddin Umar menegaskan bahwa penyembelihan hewan kurban di Istiqlal melibatkan tenaga profesional yang telah berpengalaman dalam penanganan hewan kurban berskala besar. Seluruh proses juga diawasi petugas khusus untuk memastikan tata cara penyembelihan sesuai syariat
Baca Juga: Desain Islami! 30 Twibbon Idul Adha 1447 H, Lengkap dengan Gambar Masjid dan Ucapan Selamat Hari Raya Kurban 2026 Islam.
“Pokoknya salah satu tempat penyembelihan yang terbaik di Jakarta itu adalah di Istiqlal,” ujarnya.
Ia menjelaskan panitia tidak hanya memperhatikan aspek agama, tetapi juga kebersihan lingkungan dan kualitas penanganan daging kurban. Karena itu, proses pemotongan dilakukan dengan prosedur higienis agar tidak mencemari area sekitar masjid.
Artikel Terkait
Irfan Hakim Akui Deg-degan Jalani Bisnis Hewan Kurban, Ternyata Ada Alasan Khusus di Baliknya
Sunnah Idul Adha bagi Shohibul Kurban, Buya Yahya Jelaskan Alasan Tidak Potong Kuku dan Rambut hingga Hari Penyembelihan
Apakah Daging Kurban Boleh Dimakan Sendiri? Ini Penjelasan Lengkap Ustadz Abdul Somad tentang Kurban Sunnah dan Nazar
Rahasia Merebus Daging Kambing Kurban agar Tidak Alot dan Bebas Bau, Praktis untuk Idul Adha 14467 H
Bolehkah Kurban Lewat Aplikasi dan Patungan Online? Simak Penjelasan Buya Yahya tentang Hukum Kurban Digital
Siapa yang Boleh Menerima Daging Kurban Idul Adha? Ini Penjelasan Lengkap Ustadz Adi Hidayat