"Dulu anak-anak bisa dengan mudah bermain di lapangan rumput, di sungai, di alam. Sekarang tempat-tempat itu sudah banyak yang hilang," katanya lagi. Karena itu, Kalis memandang hilangnya ruang aman bagi anak adalah masalah struktural dan harus menjadi isu bersama.
Pada kegiatan yang sama, penggerak Komunitas Rangkul Jombang, Nadhroh Jauharoh menyampaikan bahwa pengasuhan anak adalah tanggung jawab bersama.
"Bukan hanya urusan individual masing-masing keluarga. Karenanya, masyarakat memiliki peran untuk mendorong lingkungan pengasuhan yang lebih baik," sebutnya.
Nadhroh menambahkan, dalam kondisi yang kurang ideal seperti sekarang ini, Komunitas Rangkul Jombang menawarkan prinsip C.I.N.T.A dalam pengasuhan anak.
"C adalah cari cara terbaik. I adalah ingat impian tinggi. N adalah nerima tanpa drama. T adalah tidak takut salah. A adalah asyik bermain bersama," kata Nadhroh.
Ia berharap prinsip tersebut dapat membantu orang tua menjalani pengasuhan anak dengan lebih realistis, hangat, dan penuh harapan di tengah berbagai tantangan zaman.
Kelas belajar bertema "Menjadi Orang Tua Waras Berprinsip Cinta di Masa Kini" ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari wali murid, komunitas rangkul, komunitas taman baca masyarakat, jaringan Gusdurian, hingga kelompok guru dari Jombang dan sekitarnya.
Acara dipandu langsung oleh Dosen Fakultas Hukum UGM Nabiyla Risfa Izzati.
Pada kegiatan yang sama, Bait Kata School bersama Green Red Hotel Syariah Jombang juga menyelenggarakan berbagai kegiatan ramah anak seperti menggambar dan menghias kue.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Jangan Manjakan Anak, Lakukan 3 Tips Parenting agar si Kecil Tidak Cemas atau Menangis saat Ditinggal ke Kamar Mandi
FISIP UNEJ Bedah Buku Pengembangan SDM Modern, Anggota Komisi X DPR RI Sebut Pemda Perlu Kolaborasi dengan Dunia Akademik
Ambil Spirit Pengabdian dan Keteladanan, Gelar Bedah Buku Cahaya Sang Kiai