Pemerintah Indonesia secara khusus menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Pemerintah Turki yang berperan sangat aktif dalam memfasilitasi perlindungan serta proses deportasi para relawan.
Lebih lanjut Menlu menyampaikan bahwa relawan WNI yang sudah dibebaskan telah meninggalkan Israel dan sedang dalam perjalanan menuju Istanbul, Turki.
"Relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air," ujar Sugiono dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @kemluri pada hari Kamis, 21 Mei 2026.
Pernyataan ini juga diperkuat dengan beredarnya video setelah relawan dari berbagai negara akhirnya tiba di bandara Istanbul, Turki.
Dalam video yang beredar di X menampilkan aktivis Global Sumud Flotilla mengikuti penerbangan Turkish Airlines dan mendarat di Istanbul setelah ditahan Israel. Sebagian besar dari mereka mengenakan keffiyeh dan beberapa di antaranya mengalami cedera.
Peristiwa ini bagian dari upaya Global Sumud Flotilla untuk memecah blokade Gaza, dan Turki menyambut pulang warganya serta aktivis dari negara lain yang sebelumnya mendapat perlakuan tidak manusiawi selama penahanan di penjara Israel.
Berdasarkan informasi yang beredar, kesembilan WNI dikabarkan telah mendarat di Bandara Ramon/Eilat Turki, dan selanjutnya akan diterbangkan kembali ke tanah air.
Di sisi lain, Pemerintah Indonesia serta lembaga Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengecam keras tindakan militer Israel.
Muncul laporan dan bukti video yang dirilis oleh Menteri Keamanan Israel, Itamar Ben-Gvir, yang memperlihatkan perlakuan kasar, intimidasi, serta pemaksaan berlutut dengan tangan terikat terhadap para relawan sipil di Pelabuhan Ashdod.
Setibanya di Istanbul, pihak GPCI berencana mengumpulkan kesaksian langsung dari para korban untuk menyusun dokumen hukum formal yang akan dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional oleh Israel.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Indonesia Kecam Keras Serangan Israel yang Menyebabkan Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Seluruh Pasukan Perdamaian Akan Ditarik?
Iran Mengutuk Serangan Israel yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon, PBB Investigasi 2 Personel Lain dari Indonesia yang Gugur saat Bertugas
Israel Pasang Badan Sebut 3 Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi Kemanusiaan di Lebanon Belum Tentu Akibat Serangan IDF, Begini Penjelasannya
Tegas! Indonesia Tolak Pembelaan Israel, Desak PBB Lakukan Investigasi Menyeluruh Terkait Serangan yang Menewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon
Desakan SBY ke PBB Usai 3 TNI Gugur di UNIFIL, Soroti Peran Peacekeeper di Tengah Konflik Israel dan Hizbullah
Masjid Al Aqsa Sudah 39 Hari Ditutup oleh Israel, Zaskia Adya Mecca Ajak Masyarakat untuk Ambil Peran: At Least Post!