Rabu, 8 Juli 2026

Update! Israel Akhirnya Bebaskan Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla, Menlu Pastikan Relawan WNI yang Sebelumnya Ditahan Akan Segera Dipulangkan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 22 Mei 2026 | 07:30 WIB
Potret sejumlah aktivis yang berlayar menuju Gaza, Palestina dalam misi kemanusiaan di tengah konflik dengan militer Israel (X/_southasiatimes)
Potret sejumlah aktivis yang berlayar menuju Gaza, Palestina dalam misi kemanusiaan di tengah konflik dengan militer Israel (X/_southasiatimes)

SketsaNusantara.id - Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF 2.0) menuju Gaza, Palestina kini dikabarkan telah resmi dibebaskan oleh militer Israel.

Kabar ini disampaikan pihak Gobal Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang menyatakan bahwa seluruh relawan kemanusiaan termasuk jurnalis dan aktivis Indonesia yang sebelumnya ditahan di penjara Ktziot, Israel akan segera dipulangkan.

Berdasarkan konfirmasi dari tim hukum dan sumber diplomatik Internasional, GPCI mengatakan bahwa para delegasi saat ini sedang dalam proses deportasi.

Baca Juga: AJI Desak Israel Bebaskan Empat Jurnalis Indonesia yang Ditahan Saat Liput Misi Kemanusiaan ke Gaza

"Seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot telah dibebaskan dari fasilitas penahanan Israel," kata Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy di hadapan awak media pada hari Kamis, 21 Mei 2026.

GPCI menyebut tim hukum masih terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan seluruh aktivis, termasuk WNI, dapat keluar dengan aman tanpa penundaan tambahan.

Sebelumnya, dikabarkan 9 WNI termasuk aktivis dan jurnalis ditangkap pada tanggal 18 Mei 2026. Angkatan laut Israel secara sepihak mencegat kapal-kapal sipil non-senjata GSF 2.0 di perairan internasional dekat Siprus, Mediterania Timur.

Total ada sekitar 428 aktivis dari 40 negara yang ditangkap, termasuk delegasi Indonesia. Mereka sempat dibawa ke pelabuhan Israel selatan dan dijebloskan ke Penjara Ktziot di gurun Negev.

Baca Juga: Detik-Detik Relawan Indonesia Diduga Dibekuk Tentara Israel Viral di Medsos, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak

Sejumlah delegasi WNI yang ditahan, termasuk 5 relawan yakni Herman Budianto Sudarsono (Relawan Dompet Dhuafa), Ronggo Wirasanu (Relawan Dompet Dhuafa), Andi Angga Prasadewa (Relawan Rumah Zakat), Asad Aras Muhammad (Relawan Spirit of Aqso), dan Hendro Prasetyo (Relawan SMART 171).

Selain itu, 4 jurnalis dari media nasional di antaranya, Bambang Noroyono (Jurnalis Republika), Thoudy Badai Rifan Billah (Jurnalis Republika), Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis Tempo), dan Rahendro Herubowo (Kontributor Media/GPCI) juga sempat mengabarkan bahwa mereka ditangkap pihak militer Israel.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, juga mengonfirmasi pembebasan kesembilan WNI dan menyatakan bahwa pembebasan ini sebagai hasil upaya diplomatik intensif Pemerintah Indonesia dengan seluruh kanal diplomatik internasional.

Baca Juga: Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania dan Turki usai 9 WNI Ditahan Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

Karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik langsung dengan Israel, pemerintah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul sejak menerima laporan pencegatan armada GSF oleh Israel.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @kemlu_ri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X