SketsaNusantara.id - Zaskia Adya Mecca bagikan pengalamannya ketika mengikuti aksi Global March to Gaza, Palestina bersama sejumlah aktivis dari Indonesia.
Global March to Gaza merupakan aksi gerakan sipil internasional yang bertujuan untuk menekan pembukaan koridor kemanusiaan ke Gaza dengan berjalan kaki sekitar 50 km dari Al-Arish, Mesir, menuju perbatasan Rafah.
Rencananya, aksi ini berlangsung dari 15 hingga 19 Juni 2025, melibatkan ribuan aktivis dari lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, Tunisia, Libya, dan Lebanon.
Tujuannya adalah mendesak dibukanya akses bantuan kemanusiaan, menghentikan agresi Israel, menarik pasukan dari Gaza, dan mengakhiri penjajahan Palestina.
Sejumlah warga Indonesia, termasuk sederet publik figur seperti Zaskia Adya Mecca, Ratna Galih, Wanda Hamidah, serta aktivis lain juga turut berpartisipasi dalam aksi ini.
Namun, aksi ini menghadapi kendala serius. Otoritas Mesir menghentikan para aktivis, termasuk dengan menahan dan mendeportasi puluhan orang, terutama yang membawa paspor asing, di Bandara Kairo dan titik-titik pemeriksaan menuju Sinai.
Mesir beralasan bahwa aktivis tidak memiliki izin resmi untuk menuju wilayah perbatasan yang sensitif, dan mereka mengutamakan keamanan nasional.
Dikabarkan setidaknya ada 170 peserta ditahan atau tertunda, dengan 88 orang dideportasi dari Kairo. Ada juga laporan bahwa paspor beberapa aktivis disita, dan sebagian mengalami tindakan keras dari polisi Mesir.
Zaskia Adya Mecca dan rombongan Indonesia melaporkan situasi terbaru dan mengaku sempat berada dalam situasi menegangkan saat hotel tempatnya menginap mendadak digrebek polisi dan intel di Kairo, Mesir.
Melalui akun Instagram pribadinya, aktris yang akrab disapa Bia ini mengaku terdaftar secara resmi di bawah kontingen dari Malaysia.
Semua dokumen ikut diperiksa termasuk paspor dan resiko apapun akan ditanggung masing-masing peserta. Panitia aksi ini juga melalui proses negosiasi yang cukup sulit dengan pemerintahan setempat.
Artikel Terkait
Isu Relokasi Warga Gaza ke Indonesia: Pemerintah RI Pastikan Tidak Pernah Ada Rencana
Inilah Tujuan Zaskia Adya Mecca Kembali ke Gaza usai Hari Raya Idul Fitri 2025, Ternyata Ingin...
Sempat Pimpin Misa Paskah, Paus Fransiskus Sampaikan Pesan Terakhir Sebelum Wafat: Desak Gencatan Senjata dan Hentikan Konflik di Gaza
Paus Fransiskus Tutup Usia Sehari Setelah Bela Rakyat Gaza di Usia 88 Tahun: Kita Tidak Boleh Lupa, Mereka Adalah Manusia
Israel Bertubi-tubi Dilanda Bencana! Kebakaran Hutan Hebat Disertai Badai Angin Kencang Kembali Terjadi Yerusalem, Warganet Indonesia 'Open Donasi'
Misi Damai Dicegat: Kronologi Aktivis Internasional yang Berlayar bersama Madleen Diculik Israel saat Bawa Bantuan ke Gaza