Kamis, 4 Juni 2026

Menegangkan! Zaskia Adya Mecca Update Kondisi Usai Digerebek Polisi di Mesir, Begini Nasib Tim Indonesia yang Ikut Aksi Global March to Gaza Palestina

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 Juni 2025 | 13:30 WIB
Potret Zaskia A. Mecca ikut aksi damai Global March to Gaza, kabarkan kondisi aktivis dan tim dari Indonesia yang ikut mengalami kondisi sulit pemeriksaan ketat di Kairo, Mesir (Instagram/zaskiadyamecca)
Potret Zaskia A. Mecca ikut aksi damai Global March to Gaza, kabarkan kondisi aktivis dan tim dari Indonesia yang ikut mengalami kondisi sulit pemeriksaan ketat di Kairo, Mesir (Instagram/zaskiadyamecca)

"Ketika masuk Cairo, situasi memang terasa sangat berbeda. Di airport, aku melihat teman-teman dari negara lain dideportasi (terutama dari eropa)," tulis Bia sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @zaskiadyamecca yang diunggah pada hari Minggu, 15 Juni2025.

"Baca grup long march sudah banyak aktivis yang di tangkap, ada yang ditahan tapi juga ada yang dipulangkan. Semua dokumen, briefing dari panitia sangat clear, resiko apapun ditanggung masing-masing, karena ini adalah gerakan perdamaian dari seluruh dunia tapi dengan resiko tinggi," tuturnya.

Sebelumnya ia juga mengaku tak bisa memberikan update karena berada dalam pengawasan ketat polisi.

Baca Juga: Para Aktivis Indonesia Diblokir Polisi Mesir saat Akan Ikut Global March to Gaza, Aksi Kemanusiaan Dihambat

Dalam video yang diunggah Bia, tampak kondisi saat polisi menggerebek tempat hotel para peserta Global March to Gaza menginap.

"HP semua diperiksa mulai dari aplikasi WhatsApp semua komunikasi dibukain, semuanya diperiksa dengan ketat, sementara ada 4 bule yang kemudian tertangkap dan dideportasi," ungkapnya.

Bia juga mengaku waspada dan siaga berdoa agar timnya tak ditangkap atau dipulangkan karena akan rumit jika mereka terkena masalah hukum di sana.

Lantas, bagaimana dengan nasib tim Indonesia yang ikut Global March to Gaza? Apalagi, belum lama ini beredar foto puluhan paspor yang disita dan ada salah satu yang tertera gambar Garuda Indonesia.

Baca Juga: Zaskia Adya Ungkap Perasaannya Putuskan Berangkat ke Global March to Gaza: Saya Malu

Namun, tampaknya paspor tersebut bukan milik aktivis yang bersama Bia. Beruntung, Zaskia Mecca dan timnya bisa melewati proses imigrasi dan bisa melanjutkan perjalanannya.

"Proses imigrasi kami tergolong sangat smooth, jadi kita udah bersyukur seenggaknya gak langsung dideportasi seperti kebayakan peserta lain," tulis Bia.

Bia menyebut perjuangannya tak mudah. Dalam perjalanannya, ia dan tim harus melewati banyaknya pemeriksaan polisi dan beberapa kali harus melakukan negosiasi bahkan aksi ini beresiko tinggi.

"Jam 7 pagi ada 3 mobil polisi datang ke hotel, melakukan sweeping, 4 bule di bawa dengan mobil polisi, dan kami yang bernegosiasi. Kami sudah harus bertindak tepat, apalagi baca pergerakan tetap berjalan. Semua ambil resiko!" ujarnya.

Baca Juga: Apa Itu Global March to Gaza? Aksi Ini Gerakkan 10 Orang Indonesia Bergabung dengan Masyarakat Global Lebih dari 50 Negara

"Situasi kami juga lebih sulit, seolah terkunci untuk bergerak, karna sekitar 20 polisi, intel, mobil polisi bahkan mobil tahanan siap di depan bus, khusus disiapkan untuk kami ber 10" imbuhnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: instagram @zaskiadyamecca

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X