Kamis, 4 Juni 2026

Para Aktivis Indonesia Diblokir Polisi Mesir saat Akan Ikut Global March to Gaza, Aksi Kemanusiaan Dihambat

Photo Author
Dinzha Fairrana Atsir, Sketsa Nusantara
- Minggu, 15 Juni 2025 | 07:45 WIB
10 aktivis Indonesia diblokir pemerintah Mesir dari mengikuti aksi kemanusiaan Global March to Gaza dan diawasi polisi setempat. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)
10 aktivis Indonesia diblokir pemerintah Mesir dari mengikuti aksi kemanusiaan Global March to Gaza dan diawasi polisi setempat. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)

 

SketsaNusantara.id - Para aktivis Indonesia yang berangkat untuk bergabung bersama gerakan Global March to Gaza ditahan di Kairo oleh para polisi dan dan preman setempat pada 14 Juni 2025 kemarin.

Ada 10 aktivis asal Indonesia yang turut berpartisipasi dalam konvoi tersebut demi menghapus blokade penuh Israel atas Gaza, termasuk tiga di antaranya adalah artis Zaskia Mecca, Ratna Galih, dan Wanda Hamidah.

Puncak pelaksanaan aksi jalan kaki menuju perbatasan Rafah ini diperkirakan akan digelar hari ini, pada tanggal 15 Juni 2025 di mana lebih dari 10.000 relawan dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk menyerukan penghentian genosida Israel terhadap masyarakat Palestina.

Baca Juga: Zaskia Adya Ungkap Perasaannya Putuskan Berangkat ke Global March to Gaza: Saya Malu

Akan tetapi, pemerintah Mesir menghalangi sekian banyak aktivis yang tiba di Kairo agar tidak mengikuti konvoi tersebut, termasuk 10 orang warga Indonesia yang tiba di sana sejak kemarin.

Beberapa hari sebelumnya pun, pemerintah Mesir juga sempat menangkap ratusan aktivis di Bandara Kairo dan mendeportasi mereka ke negara asal masing-masing.

Menurut informasi yang beredar, pemerintah Mesir telah membayar sebagian warga Kairo untuk menyerang para partisipan Global March to Gaza, termasuk mereka yang bersikap damai. Namun, para relawan tidak gentar dan menyerah begitu saja.

Baca Juga: Apa Itu Global March to Gaza? Aksi Ini Gerakkan 10 Orang Indonesia Bergabung dengan Masyarakat Global Lebih dari 50 Negara

Dilansir SketsaNusantara.id dari Instagram @ustadzabdulsomad_official, para aktivis yang saat ini terpaksa menetap di Kairo diawasi oleh para polisi Mesir minimal selama 1 minggu ke depan.

Mereka pun tidak dapat mengunggah atau memberi laporan di media sosial mengenai kondisi di Kairo.

Oleh karena itu, para aktivis Indonesia berusaha menjangkau figur publik di negeri seperti Ustadz Abdul Somad untuk menyebarkan berita ini mewakilkan mereka.

Meski situasinya masih tegang, mereka tetap berjuang melawan penahanan tersebut demi misi kemanusiaan untuk warga Palestina, khususnya masyarakat Gaza yang paling membutuhkan pertolongan. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X