Rabu, 8 Juli 2026

Belasan Siswa Diduga Keracunan, Satgas MBG Kabupaten Jember Temukan Standar Kebersihan Kurang

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 21 Mei 2026 | 15:05 WIB
Proses sidak di SPPG yang menyebabkan keracunan. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Proses sidak di SPPG yang menyebabkan keracunan. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pasca terjadinya diduga keracunan massal yang menimpa siswa TK dan PAUD di Jember.

Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Jember langsung melakukan inspeksi mendadak, ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliwates 3.

Hal ini dimaksudkan untuk mengecek secara langsung, penyebab terjadinya diduga keracunan makanan yang menimpa belasan siswa.

Baca Juga: Belasan Siswa TK dan PAUD Keracunan MBG, Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember David: Cabut Izin SPPG Nakal

Anggota Satgas MBG Pemerintah Kabupaten Jember Indra Tri Purnomo mengatakan, setelah mendapatkan laporan adanya dugaan keracunan MBG langsung melakukan peninjauan langsung ke SPPG yang mensuplai.

Dari hasil peninjauan lapangan ini, ia menyampaikan bahwa masih ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

"Satgas langsung turun dan memeriksa langsung terkait dengan dugaan keracunan, mitra SPPG nya di Kaliwates 3," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 21 Mei 2026.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Ancam Cabut Izin Dapur Gizi yang Lalai, Instruksikan Satgas MBG Bertindak Cepat

Ia menjelaskan, dugaan awal penyebabnya dari lauk yang telah disiapkan SPPG untuk didistribusikan kepada penerima manfaat.

"Sementara ada 2 jenis makanan yang sama, tetapi yang pertama aman dan yang kedua ini masih diteliti," imbuhnya.

"Untuk makanannya yang diduga yakni jenis ayam suwir, namun perlu dipastikan kembali," terangnya.

Baca Juga: Anggaran Revitalisasi Sekolah Bertambah Rp16 Triliun, Politisi Golkar Purnamasidi Dorong Pemkab Jember Segera Tangkap Momentum

Indra menegaskan, telah mengumpulkan sampel-sampel dan bukti-bukti yang nantinya diuji laboratorium oleh Dinas Kesehatan BPOM.

"Sudah diamankan, ini masih menunggu uji laboratorium dari BPOM dan Dinas Kesehatan Jember," tegasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X