Senin, 29 Juni 2026

Tim DVI Polda Sumsel Temukan Satu Body Part Diduga Balita dalam Satu Kantong Mayat, Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 10 Mei 2026 | 08:30 WIB
Bus ALS yang terbakar usai kecelakaan dengan truk tanki di Muratara Sumsel (X/@indepenSumatera)
Bus ALS yang terbakar usai kecelakaan dengan truk tanki di Muratara Sumsel (X/@indepenSumatera)

 

SketsaNusantara.id - Korban meninggal akibat kecelakaan bus ALS dan truk tanki di Jalur Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bertambah menjadi 18 orang.

Jumlah tersebut bertambah usai Tim DVI Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menemukan satu body part berbeda dalam satu kantung mayat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang, Kombes Pol Budi Susanto.

Baca Juga: Perkembangan Proses Identifikasi Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara, DVI Polda Sumsel Kesulitan Cocokan Identitas

Dalam keterangan resminya, Budi mengungkapkan, pihaknya menerima 16 kantung mayat korban kecelakaan bus ALS.

Namun dari hasil penelusuran, ditemukan 17 jenazah, dua di antaranya berada dalam satu kantung mayat.

“Hasil penelusuran kita hari ini, kita menemukan 17, di mana dalam satu kantung mayat itu kita jumpai dua potongan tubuh yang lengket,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga: Update Kecelakaan Maut di Muratara, Korban Meninggal Bertambah hingga Armada Bus ALS yang Tak Berizin

Budi menjelaskan, berdasakan hasil rekonsiliasi, pihaknyya menduga, body part tersebut milik anak-anak berusia di bawah 5 tahun.

“Kita menduga, temuan satu body part tadi, diduga anak-anak yang mungkin usianya di bawah 5 tahun,” paparnya.

Untuk memastikan identitas jenazah tersebut, tim DVI Polda Sumsel mengambil sampel pembanding dari bagian tendon dan tulang rawan balita tersebut untuk uji DNA.

Baca Juga: Geger Kasus Ponpes Pati, Kuasa Hukum Ungkap Korban Diduga Hamil lalu Dinikahkan dengan Santri Senior

Sampel tersebut kemudian dikirim ke laboratorium pusdokkes Polri di Jakarta pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X