Mahfud menilai transformasi menuju polisi sipil menjadi langkah penting agar Polri dapat lebih adaptif dengan nilai demokrasi modern. Dengan pendekatan yang lebih humanis, polisi diharapkan tidak lagi dipandang sebagai institusi yang menakutkan, melainkan sebagai pelindung masyarakat.
Konsep civilian police sendiri selama ini menjadi bagian dari agenda reformasi kepolisian di Indonesia pascareformasi. Ide tersebut menekankan bahwa fungsi utama polisi adalah menjaga keamanan sipil melalui pendekatan persuasif dan penegakan hukum yang profesional.
Selain itu, Mahfud menilai keterbukaan dan transparansi juga harus menjadi fondasi utama dalam reformasi Polri. Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dibangun apabila aparat mampu menunjukkan integritas serta menjunjung tinggi etika pelayanan.
Pernyataan Mahfud MD pun memunculkan kembali diskusi publik mengenai arah reformasi kepolisian di Indonesia. Banyak pihak berharap pembenahan institusi Polri tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui perubahan nyata dalam budaya kerja dan perilaku aparat di lapangan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ramai Tuduhan Hina Gibran, Mahfud MD Jelaskan Mengapa Candaan Pandji Tak Masuk Unsur Pidana
Mens Rea Berujung Laporan Polisi, Mahfud MD Nilai Materi Komedi Pandji Tak Penuhi Unsur Penistaan Agama
Kasus Pandji Pragiwaksono Memanas, Mahfud MD dan Arie Kriting Bicara Batas Komedi dan Agama di Indonesia
Kasus Viral Bertubi-tubi, Mahfud MD Ungkap Kondisi Polri yang Kini Dibedah Habis Masyarakat
Banyak Operasi Tangkap Tangan di Awal Tahun 2026, Mahfud MD: KPK Mulai Bangkit
Peringkat Korupsi Indonesia Turun Drastis, Mahfud MD Soroti Lemahnya Penegakan Hukum dan Dampaknya ke Investor