SketsaNusantara.id - Pengasuh pondok pesantren di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kyai Ashari diduga lakukan pelecehan seksual.
Sebanyak 50 santriwati diduga menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan Kyai Ashari.
Dilansir dari akun Twitter @heraloebss, diketahui bahwa ribuan aliansi santri dan warga telah melakukan penggrudukan ke lokasi.
Dalam video yang dibagikan akun tersebut, seorang perwakilan dari aliansi santri mengungkap bahwa sebenarnya Kyai Ashari telah lama tak diterima oleh warga sekitar.
"Sosoknya ini sebetulnya sudah lama tidak diterima oleh masyarakat sini," katanya.
Namun ia masih berada di kampung tersebut lantaran ia memiliki banyak simpatisan.
"Akan tetapi dia itu simpatisannya bukan dari masyarakat sini akan tetapi dari luar," ungkapnya.
Konon, simpatisan sang kyai inilah yang membuatnya masih bertahan di kampung tersebut.
Bahkan menutupi perlakuan bejatnya hingga membuat korban enggan bersuara.
Dikatakan bahwa Kyai Ashari juga memiliki backingan agar kasus yang menyeret nama sang pengasuh pondok pesantren agar tidak menjadi panjang.
"Dan dia juga punya dekengan-dekengan tersendiri yang bikin para korban, para orang-orang terdekat untuk tidak melanjutkan misal ada kasus," tandasnya.
Artikel Terkait
Geram Dituding Lakukan Pelecehan Seksual, Ustadz Solmed Resmi Polisikan 10 Akun Media Sosial
Ketua DPR RI Puan Maharani Kecam Pelecehan Seksual Verbal di UI: Jangan Terjadi Lagi
Bukan Hal Sepele, Komika Kukuh Adi Singgung Kasus Pelecehan Verbal di UI yang Dianggap Cuma Sekedar 'Jokes Tongkrongan': Punya Mindset Jangan Katro!
LPSK Turun Tangan di Kasus Dugaan Tindak Pidana Pelecehan Seksual FH Universita Indonesia, Puluhan Korban Alami Tekanan dan Ancaman Digital