Situasi berubah setelah muncul kelompok tidak dikenal. Mereka mengenakan pakaian serba hitam dan menutup wajah. Kelompok ini kemudian melakukan perusakan di sejumlah titik.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menyebut kelompok tersebut membawa bahan berbahaya. Mereka juga melakukan pembakaran terhadap fasilitas umum di beberapa lokasi.
"Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam-hitam dan tutup muka membawa molotov dan merusak fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran yang awalnya hanya banner tapi sampai merusak lampu lalu lintas, fasilitas CCTV Pemprov Jabar dan Kota Bandung, hingga merusak pos polisi di Tamansari, serta videotron," tutur Rudi.
Selain itu, kelompok tersebut dilaporkan melakukan aksi sweeping terhadap pengguna jalan. Tindakan tersebut menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat yang berada di lokasi.
Pihak kepolisian menyatakan akan menindak tegas pelaku yang terlibat. Proses hukum akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Aparat juga memastikan keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Bantah Terima Gaji dan Tunjangan Bernilai Fantastis hingga 2,8 M Tiap Bulan, Transparansi Gubernur Jawa Barat Tuai Pujian Warganet
Pasca Dedi Mulyadi Sidak Pabrik Aqua di Subang, Netizen Minta Aqua Ganti Logo: Diganti sama Gambar...
Pidato Dedi Mulyadi Soal Hutan Gundul Viral, Pernyataan tentang 350 Tahun Penjajahan Belanda Jadi Sorotan
Gubernur Dedi Mulyadi Pergok Gerombolan Anak-Anak yang Naik Truk di Jam Sekolah, Pas Ditegur Malah Pada Kabur: Budak Bangor!
Banjir Datang Seminggu 2 Kali, Warga Harapan Indah Bekasi Mengadu ke Dedi Mulyadi